Detail Cantuman
Advanced Search
Text
The Rise of the Khalwatiyah Samman Sufi Order in South Sulawesi: Encountering the Local,Escaping the Global
Thee rise of the Khalwat?yah Samm?n Sufí Order (tarekat) in South Sulawesi in the second half of the nineteen century should not be seen as just another local religious phenomenon. The rapid growth of its reputation among commoners occurred in conjunction with the infuence of global Islam brought to the area in the form of Wahabism from the Haramayn (Mecca and Medina), the center of Islam, and the local political
consequences of the Bongaya Treaty between the ruler of Gowa and the Dutch in 1667. The political and social grievances the Treaty caused on the one hand and the religious elitism of formal religious leaders (parewa sarak) on the other also contributed to the impact the order was to have.
The commoners widely accepted the order because of its uncomplicated way of the performance of its ritual (dhikr), while the patronage of its leaders with the royal members offered local power holders added to the order’s
popularity among the elites.
Kemunculan tarekat Khalwat?yah Samm?n di Sulawesi Selatan
pada paruh kedua abad 19 tidak bisa dipandang sekadar sebuah gejala keagamaan yang bersifat lokal. Reputasi tarekat ini yang begitu cepat dikalangan masyarakat kebanyakan terjadi bersamaan dengan pengaruh global gerakan Wahabi di pusat Islam (Mekkah dan Madinah) dan akibat langsung dari Perjanjian Bongaya antara Belanda dan penguasa Gowa pada 1667. Paduan antara kekecewaan sosial dan politik di tengah masyarakat dan, pada sisi yang lain, elitisme keagamaan dikalangan pemimpin formal agama (parewa sarak) yang diakibatkan oleh perjanjian
ini telah ikut menaikkan reputasi Khalwat?yah Samm?n sebagai tarekat publik. Tata cara zikir yang sederhana yang diajarkan oleh para guru tarekat ini menjadi alasan umum ketertarikan masyarakat untuk menjadi pengikutnya, sementara patron-klien keagamaan yang dijalin oleh para mursyid tarekat dengan kalangan penguasa lokal telah menjadikan tarekat Khalawat?yah Samm?n juga begitu populer di kalangan elit saat itu.
Ketersediaan
| SI24022017 | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
Studia Islamika
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | Pusat Pengkajian Islam Dan Masyarakat : Ciputat, Jakarta., 2017 |
| Deskripsi Fisik |
Hal. 213-246
|
| Bahasa |
English
|
| ISBN/ISSN |
2355-6145
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Vol. 24 No. 2, 2017
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Achmad Ubaedillah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






