No image available for this title

Text

Makna Pesan Dakwah Dzatiyah Melalui Pendekatan Komunikasi Intrapribadi Dalam Puisi “Ibu Indonesia” Karya Sukmawati Soekarno Putri : Kajian Semiotika Naratif



ABSTRAK
Nama : Muhammad Hilman Rais
Judul Skripsi : MAKNA PESAN DAKWAH DZATIYAH
MELALUI PENDEKATAN KOMUNIKASI INTRAPRIBADI
DALAM PUISI “IBU INDONESIA” KARYA SUKMAWATI
SOEKARNO PUTRI : KAJIAN SEMIOTIKA NARATIF
Pada hakikatnya berpuisi adalah mengkomunikasikan ide – ide
sang pencipta kepada pendengarmya, diharapkan pesan yang
disampaikan dapat memberi arti yang bisa di interpretasikan
berdasarkan pendekatan yang dilakukan oleh sang penulis.
Penelitian ini berusaha menganalisis Semiotika Naratif Puisi
“ Ibu Indonesia “ Karya Sukmawati Soekarno Putri, peneliti
tertarik untuk mengetahui makna tersirat yang terdapat dalam
puisi pada setiap baitnya, yang mana puisi tersebut mendapat
banyak tanggapan dari masyarakat, tokoh agama, serta
organisasi-organisasi masyarakat. Puisi Ibu Indonesia akhirnya
menjadi kontroversi sehingga banyak media online yang memuat
artikel-artikel tentang puisi tersebut.
Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana peran dan aktan dalam
Puisi“ Ibu Indonesia “ Karya Sukmawati Soekarno Putri akan
dianalisa menggunakan teori semiotika naratif Greimas, Metode
penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, yaitu dengan
melakukan pengumpulan data. Pengumpulan data berupa
klarifikasi Sukmawati sebagai penulis puisi dan tanggapan
masyarakat tentang puisi Ibu Indonesia.
3
Di dalam penelitian skripsi ini peneliti juga membagi kategori isi
pesan yang mengandung penjelasan tentang enam kecerdasan
manusia dalam komunikasi intrapersonal dakwah dzatiyah yaitu
kecerdasan basyariah, Kecerdasan fitrah, kecerdasan ruh,
kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan
nafs yang terdapat pada Puisi Sukmawati Soekarno Putri.
Melalui puisi tersebut penulis atau penyair berusaha untuk
menggambarkan kebanggaannya terhadap peradaban yang ada di
Indonesia. Jika dianalisis secara kontekstual, puisi Ibu Indonesia
mengandung makna tentang pentingnya kesadaran masyarakat
Indonesia untuk selalu menanam dan menghidupkan nilai-nilai
kearifan lokal agar tetap bisa menjaga identitas bangsa serta
selalu melestarikan kebudayaan Indonesia.
Kata Kunci: Semiotika Naratif, Komunikasi Intrapribadi,
Dakwah Dzatiyah, Puisi


Ketersediaan

K2086R5948 MUH m KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
--
No. Panggil
R5948 MUH m KPI
Penerbit Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
iv, 168 hlm,; 26 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
--
Klasifikasi
5948
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya