No image available for this title

Text

Analisis Wacana Reformasi Dalam Film “Dibalik 98”



ABSTRAK
Meifans Abdillah Saputra
Analisis Wacana Reformasi Dalam Film Dibalik 98
Film merupakan media yang dapat mewakili segala aspek dalam menyampaikan pesan, memiliki 3 aspek yaitu audio, visual, dan audiovisual. Film “Dibalik 98” menarik perhatian karena menceritakan tentang kejadian sejarah reformasi 1998. Film ini menceritakan seorang mahasiswa yang bernama Diana yang memiliki semangat perjuangan reformasi yang tinggi dengan menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi, namun hal ini tidak disetujui oleh kakaknya yang seorang pegawai negeri sipil. Selain itu, film ini menggambarkan situasi kejadian politik saat reformasi. Hal ini menimbulkan pro kontra, karena film ini dianggap tidak menampilkan secara utuh apa yang terjadi saat reformasi 1998.
Berdasarkan latar belakang di atas, pertanyaannya adalah bagaimana wacana reformasi dalam film Dibalik 98 dilihat dari level teks, kognisi sosial, dan konteks sosial ?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana Teun A. Van Dijk, terdapat tiga level pembentuk wacana yakni teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Level teks melihat bagaimana struktur teks membentuk wacana yang terdiri dari struktur makro superstruktur dan struktur mikro. Kognisi sosial melihat bagaimana pembuat teks memahami dan memaknai suatu peristiwa. Konteks sosial melihat wacana yang berkembang di masyarakat.
Tema besar dalam film ini adalah reformasi, perjuangan Diana sebagai mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi untuk menuntut presiden Soeharto turun dari jabatannya karena telah membuat kebijakan yang merugikan masyarakat sehingga menyebabkan krisis moneter. Bahasa yang digunakan ialah bahasa sehari-hari dan bahasa daerah. Segi kognisi sosial Ifan Ismail selaku penulis skenario film “Dibalik 98” memandang bahwa film ini menggambarkan reformasi belum secara utuh, hanya terlihat presiden Soeharto yang merasa disudutkan tanpa menjelaskan kebijakannya yang merugikan masyarakat. Segi konteks sosial masyarakat ingin mengetahui bagaimana kejadian reformasi pada tahun 1998 secara utuh.
Film ini mengajarkan bahwa perubahan dalam suatu sistem yang salah harus diluruskan dengan cara demonstrasi namun tetap tertib, maka dari itu reformasi dibutuhkan untuk mengkritik sistem pemerintahan yang dianggap salah.


Ketersediaan

K2073R5928 MEI a KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
--
No. Panggil
R5928 MEI a KPI
Penerbit Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
xvii, 140 hlm,; 26 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
--
Klasifikasi
5928
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya