No image available for this title

Text

Kontribusi Komunitas Save Mugo Dalam Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Kelompok Bahagia Berkarya Melalui Ekowisata Kawasan Hutan Mangrove Di Kampung Beting Muara Gembong Bekasi



ABSTRAK
Munah Herawati
Kontribusi Komunitas Save Mugo Dalam Pemberdayaan Ekonomi
Kreatif Kelompok Bahagia Berkarya (Kebaya) Melalui Ekowisata
Kawasan Hutan Mangrove di Kampung Beting Muara Gembong Bekasi
Muara Gembong merupakan wilayah yang terdapat di Kabupaten
Bekasi. Pada awalnya, Muara Gembong merupakan wilayah yang terkenal
dengan kekayaan laut yang sangat melimpah, namun. Sejak hilangnya hutan
mangrove yang dialih fungsikan menjadi tambak ikan, masyarakatnya pun
hidup jauh dari kata sejahtera, karena sebagian warga Kampung Beting
kehilangan sumber mata pencahariannya, bahkan terdapat warga yang
kehilangan tempat tinggalnya karena abrasi menggerus pemukiman warga,
hingga terdapat enam desa yang terendam abrasi. Maka dari itulah
Komunitas Save Mugo, sebagai komunitas yang bergerak di bidang
lingkungan, dengan memiliki kepedulian terhadap persoalan yang terjadi di
Kampung Beting Muara Gembong, membantu masyarakat untuk mengatasi
masalah akibat rusaknya hutan mangrove. Pada tahun 2013 Komunitas Save
Mugo berkontribusi untuk mengembalikan ekosistem mangrove di Kampung
Beting Kecamatan Muara Gembong.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana (1) Kontribusi
Komunitas Save Mugo dalam pemberdayaan ekonomi kreatif kelompok
Bahagia Berkarya (kebaya) melalui ekowisata kawasan hutan mangrove, (2)
Bagaimana hasil pemberdayaan yang dilakukan oleh Komunitas Save Mugo,
(3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang dialami oleh
Komunitas Save Mugo dalam pemberdayaan ekonomi kreatif kelompok
bahagia berkarya (kebaya) melalui ekowisata kawasan hutan mangrove.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan
data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Kontribusi yang dilakukan
oleh Komunitas Save Mugo adalah pemberdayaan lingkungan dengan
pelestarian ekosistem hutan mangrove. Selanjutnya, pemberdayaan
ekowisata yang terbentuk karena kepedulian masyarakat, dan pemberdayaan
ekonomi kreatif yang merupakan keberlanjutan dari pemberdayaan
ekowisata. Dimana tujuan dari pemberdayaan ekonomi kreatif adalah untuk
mengenalkan Muara Gembong melalui oleh-olehnya.
Kata Kunci : Kontribusi, ekonomi kreatif, pemanfaatan mangrove.


Ketersediaan

P415R5926 MUN k PMIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
--
No. Panggil
R5926 MUN k PMI
Penerbit Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
xi, 128 hlm,; 26 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
--
Klasifikasi
5926
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya