No image available for this title

Text

Konstruksi Wacana Kesetaraan Gender (Analisis Wacana Kesetaraan Gender Dalam RUU Penghapusan Kekerasan Seksual)



ABSTRAK
Dinda Jayzah Hany
NIM : 11150510000239
Analisis Wacana Kesetaraan Gender dalam RUU
Penghapusan Kekerasan Seksual
Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan
Seksual (RUU P-KS) merupakan RUU yang sudah diusulkan
sejak 26 januari 2016. RUU yang terdiri dari 16 bab dan 184
pasal ini mengatur mengenai upaya penghapusan kekerasan
seksual. Banyak yang menentang RUU ini untuk disahkan karena
dianggap melemahkan perempuan dan tidak sesuai dengan syariat
Islam. Banyak yang menganggap RUU ini tidak perlu karena
sudah ada beberapa tindak kekerasan seksual yang diatur dalam
KUHP dan UU.
Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah
skripsi ini adalah bagaimana konstruksi wacana mengenai
kesetaraan gender dalam RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
BAB V dan BAB VI? Bagaimana kesetaraan gender pada RUU
Penghapusan Kekerasan Seksual dalam pandangan Islam?
Untuk menjawab permasalahan di atas, metode yang
peneliti gunakan adalah metode analisis wacana model Sara
Mills. Metode ini menganalisis tentang suatu wacana yang terdiri
dari dua konsep, yaitu posisi subjek-objek dan posisi pembaca.
Analisis wacana model Sara Mills sering digunakan dalam
penelitian yang menitikberatkan pada wacana tentang
penggambaran perempuan yang ditampilkan dalam teks sebagai
pihak yang dimarginalkan.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif
dengan paradigma kontruktifis. Teori yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teori kontruktifis sosial Peter L. Berger dan
Thomas Luckman. Para tokok tersebut menjelaskan tentang
proses sosial melalui tindakan interaksi terus-menerus suatu
realitas yang dimiliki dan dialami bersama secara subjektif.
Hasil penelitian ini dapat disimpulakn bahwa konstruksi
wacana kesetaraan gender yang dapat diambil dalam teks RUU PKS
telah jelas bahwa korban kekerasan dan pelecehan seksual
mendapat perlindungan agar tidak terjadi reviktimisasi korban
yang menyalahkan gender terutama perempuan. Karena dalam
Islam, baik laki-laki maupun perempuan memiliki kedudukan
yang sama.
Kata Kunci : Konstruksi, Kesetaraan, Gender, RUU, Wacana,
Perempuan.


Ketersediaan

K2033R5856 DIN k KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
--
No. Panggil
R5856 DIN k KPI
Penerbit Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
x, 122 hlm,; 26 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
--
Klasifikasi
5856
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya