No image available for this title

Text

Upaya Peningkatan Penerimaan Diri Melalui Bimbingan Sosial di Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulya Kedoya



"ABSTRAK
Lailatussa’diyah, 1113052000027, Upaya Peningkatan Penerimaan Diri Melalui Bimbingan Sosial Bagi Warga Binan Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia, Kedoya.

Penerimaan diri (self-acceptance) merupakan suatu kemampuan individu untuk dapat melakukan penerimaan terhadap keberadaan diri sendiri. Hasil analisa atau penilaian terhadap diri sendiri akan dijadikan dasar bagi seorang individu untuk dapat mengambil suatu keputusan dalam rangka penerimaan terhadap keberadaan diri sendiri. Penerimaan diri dapat dilakukan secara realistis, tetapi juga dapat dilakukan secara tidak realistis. Sikap penerimaan realistis dapat ditandai dengan memandang segi kelemahan-kelemahan maupun kelebihan-kelebihan diri secara objektif.
Sebaliknya penerimaan diri tidak realistis ditandai dengan upaya menilai secara berlebihan terhadap diri sendiri, mencoba untuk menolak kelemahan diri sendiri, mengingkari atau menghindari hal-hal yang buruk dari dalam dirinya, misalnya pengalaman traumatis. Setelah selesai mendapatkan rehabilitasi dari panti, mereka tidak lantas berubah 100% menjadi lebih baik. Bahkan, hingga tertangkap oleh satpol PP dan kembali masuk panti untuk direhabilitasi. Hal itu terjadi akibat kurangnya penerimaan diri mereka sendiri. Mereka menganggap bahwa diri mereka sudah terlanjur kotor.
Penelitian ini hadir untuk mengetahui bimbingan sosial yang seperti apa, guna membantu warga binaan sosial dalam memberikan penerimaaan pada diri mereka. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yaitu prosedur penelitian yang mencoba mencari hasil dari penelitian dalam bentuk kata-kata tertulis dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan saat melakukan penelitian. Untuk mendapatkan informasi dalam penelitian ini terdapat enam informan (3 Petugas, dan 3 WBS)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bimbingan sosial di panti tersebut dalam rangka meningkatkan penerimaan diri melalui proses bimbingan individu dan bimbingan kelompok. Proses penyuluhan tersebut pada akhirnya membuat mereka menyadari bahwa selama ini mereka adalah korban eksploitasi dan keadaan tersebut harus diubah. Adapun upaya-upaya yang diberikan oleh pekerja sosial yakni feeling therapy, playing therapy, konseling, morning meeting, kadarkum terhadap WBS mendapatkan respon positif. Terbukti dapat membuat WBS menjadi lebih terbuka kepada petugas terhadap masalah apa yang mereka hadapi, sehingga pentugas dapat dengan mudah memberikan penerangan pada mereka.
Kata Kunci :Bimbingan Sosial, Penerimaan Diri, Warga Binaan Sosial.


Ketersediaan

B426R5817 LAI u BPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
--
No. Panggil
R5817 LAI u BPI
Penerbit Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
vii, 77 hlm,; 26 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
--
Klasifikasi
5817
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya