Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pengaruh Pembinaan Keagamaan Terhadap Kecerdasan Emosi Residen Pada Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (BRSKPN) Galih Pakuan Bogor
ABSTRAK
Diah Selviani, 1112052000039, Pengaruh Pembinaan Keagamaan Terhadap Kecerdasan Emosi Residen pada Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA (BRSKPN) Galih Pakuan Bogor, di bawah Bimbingan Dra. Rini Laili Prihatini. M. Si.
Penyalahgunaan Narkotika di Indonesia dari sisi hukum berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (pengganti Undang-Undang No. 22 Tahun 1997 Tentang Narkotika), dampak dan bahaya penyalahgunaan Narkotika serta upaya-upaya penanggulangan penyalahgunaan Narkotika. KPAI menyebutkan menangani 2.218 kasus terkait masalah kesehatan dan Napza yang menimpa anak-anak. Sebanyak 15,69 persen di antaranya kasus anak pecandu narkoba dan 8,1 persen kasus anak sebagai pengedar narkoba pada tahun 2018. Adanya permasalahan yang terjadi pada masyarakat mengenai penyalahgunaan Narkoba, maka pemerintah mendirikan beberapa tempat rehabilitasi untuk para penyalahguna narkoba. Salah satunya adalah Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA (BRSKPN) Galih Pakuan Bogor Jawa Barat.
Salah satu kegiatan yang berada di Balai Rehabilitasi adalah pembinaan keagamaan yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada sang Pencipta, menyadarkan Residen akan kesalahannya agar tidak mengulangi kesalahannya kembali, dan menimbulkan kecerdasan emosi bagi Residen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembinaan keagamaan terhadap kecerdasan emosi, dan untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi kecerdasan emosi dari pembinaan keagamaan Residen pada Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA (BRSKPN) Galih Pakuan Bogor.
Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif, untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 Residen dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana, uji regresi linear berganda, uji koefision korelasi dan determinasi, uji F-test dan uji T-test.
Hasil penelitian ini menemukan: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel pembinaan keagamaan dan variabel kecerdasan emosi Residen pada Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA (BRSKPN) Galih Pakuan Bogor, dengan F-test nilai siginifikansinya sebesar (0,000b) atau kurang dari 0,05. (2) Faktor dominan yang mempengaruhi pembinaan keagamaan terhadap kecerdasan emosi adalah Keyakinan dengan nilai Thitung > Ttabel yaitu 2.381>2.021. Aspek Praktek Agama dengan nilai Thitung < Ttabel yaitu -0.416
Ketersediaan
| B407 | 5667 DIA p BPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
5667 DIA p BPI
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta., 1440 H/2019 M |
| Deskripsi Fisik |
v, 119 hlm,; 26 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
5667
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






