Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Makna Eksploitasi Dibalik Konservasi Satwa Langka Analisis Semiotika Foto Jurnalistik Karya Rama Surya “Yang Kuat Yang Kalah”
ABSTRAK
Nama : Atika Fauziyyah
NIM : 1113051000101
Judul Skripsi : MAKNA EKSPLOITASI DIBALIK KONSERVASI SATWA
LANGKA Analisis Semiotika Foto Jurnalistik Karya Rama Surya“YANG
KUAT YANG KALAH”.
Fotografi hadir sebagai media rekam dua dimensi beku yang paling akurat
untuk merepresentasikan realita. Sedangkan Foto dokumenter telah menjadi
medium relevan untuk menyampaikan sebuah realita sosial. Di antaranya adalah
foto-foto di alam semesta ini seperti hutan. Fungsi hutan sendiri ialah sebagai
rumah untuk satwa liar dan kesimbangan ekosistem yang berupa hamparan lahan
berisi sumber daya alam hayati seperti hewan dan pepohonan.
Rama Surya adalah seorang fotografer yang berlatar belakang pemuka
agama sekaligus fotografer dokumenter telah merekam kehidupan gajah-gajah di
Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Waykambas, Lampung. Berangkat dari tragedi
pembunuhan Gajah secara liar dan besar-besaran, Rama Surya membuat catatan
visual yang terekam dalam media buku foto yang diberi judul ?Yang Kuat Yang
Kalah?. Dengan latar belakang di atas, studi ini berangkat dari pertanyaan:
?Bagaimana kehidupan gajah-gajah di PLG dalam menjalankan keseharian
melalui foto Rama Surya? Apa kandungan pesan denotasi dan konotasi yang ingin
Rama Surya sampaikan dalam foto-fotonya? Adakah kandungan pesan mitos
dalam foto-foto tersebut??
Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan
kualitatif. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah semiotika yang
dikembangkan oleh Roland Barthes. Metode analisis ini menekan pada
pemaknaan tanda-tanda yang timbul dari suatu karya (dalam hal ini karya
fotografi) dengan tiga tahap, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos yang ditafsirkan
atau dimaknai sendiri oleh peneliti yang tentu dengan latar belakang
kemampuannya, tanpa mencari suatu kebenaran yang mutlak.
Dari penelitian ini dapat dilihat secara pesan denotasi tentang kehidupan
para Gajah Sumatera, tergambarkan dari pada ?keluh kesah‘ kumpulan gajah di
PLG Sumatera dan terlihat pula pengorbanan dan penderitaan yang harus mereka
hadapi di ruang publik. Jika menurut Barthes, pembuat dalam hal ini fotografer
telah tiada setelah karyanya jadi, maka jelas bahwa makna konotasi akan muncul
jika orang yang melihat foto melibatkan pikiran dan perasaannya ke dalam fotofoto
tersebut. Pesan konotasi yang terkandung dalam foto-foto Rama Surya jelas
sangat muram jika dilihat secara keseluruhan, salah satunya terlihat dari pemilihan
warna hitam putih dengan grain yang banyak, membuat foto terlihat begitu kasar.
Selanjutnya dalam tahap mitos foto-foto Rama Surya menunjukkan berbagai
mitos, salah satunya mitos lokal mengenai gambaran gajah dari pandangan
masyarakat Sumatera dan luar Sumatera terhadap punahnya gajah di Indonesia
Kata Kunci : Semiotika, Gajah Sumatera, Pembunuhan Liar, Fotografi, Pesan
Mitos
Ketersediaan
| J681 | 5619 ATI m JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
5619 ATI m JURN
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta., 1440 H / 2019 M |
| Deskripsi Fisik |
v, 107 hlm,; 26 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
5619
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






