Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Agenda Media Terkait Bencana Kesehatan Di Asmat Pada Karian Kompas
ABSTRAK
Nama: Rheza Alfian
NIM: 1113051000047
Agenda Media Terkait Bencana Kesehatan Di Asmat pada Harian Kompas
Bencana kesehatan terjadi di Asmat, Papua. Sejak awal Januari 2018, total
sebanyak 76 orang meninggal akibat gizi buruk dan campak. Peristiwa ini pun
mendapat perhatian khusus, bahkan sampai ditetapkan menjadi Kejadian Luar
Biasa (KLB). Terkait dari sisi pemberitaan, media pun memberikan perhatian
khusus. Media cetak maupun online ramai-ramai menjadikan kejadian ini sebagai
bahan pemberitaan. Hingga, percakapan mengenai bencana kesehatan di Asmat pun
ramai di ruang publik. Salah satu media yang cukup vokal dalam memberitakan
bencana kesehatan ialah surat kabar Harian Kompas.
Melihat dari uraian di atas, peneliti memunculkan sebuah pertanyaan;
“Bagaimana pemberitaan Harian Kompas terkait bencana kesehatan di Asmat?”,
“Apakah hanya sekadar memberitakan ada sebuah bencana di Asmat?”, dan
“Bagaimana agenda media Harian Kompas terkait bencana kesehatan di Asmat?”,
serta “Bagaimana peran sebuah media dalam sebuah bencana?”.
Penelitian ini dilakukan dengan melihat pemberitaan Harian Kompas dari
bulan Januari 2018 hingga bulan Maret 2018, dengan menggunakan teori agenda
media yang merupakan hasil proses pemilahan tentang berita apa yang akan dimuat
serta ditonjolkan melalui pemberitan media massa. Metode yang digunakan adalah
analisis isi (content analysis) dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat
deskriptif. Langkah dalam metode analisis isi yaitu menentukan variabel, definisi
operasional dan konseptualisasi terkait bencana kesehatan di Asmat. Kemudian
berita-berita dalam Harian Kompas dikategorisasikan ke dalam indikator korban
yang ditimbulkan akibat gizi buruk dan campak, hal yang menyebabkan bencana
kesehatan di Asmat terjadi, bantuan yang diberikan kepada korban bencana
kesehatan di Asmat, pengoptimalisasian Otonomi Daerah dalam penanggulangan
bencana, hambatan yang dihadapi dalam memberikan bantuan, pentingnya
diversifikasi pangan, gambaran umum wilayah Asmat, kondisi Asmat pasca
bantuan, dan kebijakan yang harus dilakukan pemerintah pusat untuk
penanggulangan bencana. Selanjutnya peneliti menggunakan coding sheet sebagai
alat ukur penelitian ini dan menggunakan rumus Holsty (1969).
Hasil dari penelitian ini adalah Harian Kompas lebih menonjolkan kategori
kategori yang berkaitan tentang mitigasi bencana, seperti hal yang menyebabkan
bencana kesehatan di Asmat terjadi, kebijakan yang harus dilakukan pemerintah
pusat untuk penanggulangan bencana, bantuan yang diberikan kepada korban
bencana kesehatan di Asmat, dan korban yang ditimbulkan akibat gizi buruk dan
campak. Hal tersebut dapat dilihat dari dominannya kategori di atas jika dilihat dari
frekuensi munculnya kategori, luas kolom dominan, dan penempatan kategori
berdasarkan headline dan non headline.
Kata Kunci: Agenda Media, Analisis Isi, Bencana Kesehatan, Asmat,
Harian Kompas.
Ketersediaan
| J677 | 5613 REZ a JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
5613 REZ a JURN
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Cipuat,Jakarta., 1440 H / 2019 M |
| Deskripsi Fisik |
xi, 76 hlm,; 26 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
5613
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






