Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Konflik Agraria Suku Marind Orang Mahuze dan Kebijakan Pemerintah Indonesia: Studi Film Dokumenter The Mahuzes Karya Watchdoc
ABSTRAK
Muharromah
NIM: 1113051000104
Konflik Agraria Suku Marind Orang Mahuze dan Kebijakan
Pemerintah Indonesia: Studi Film Dokumenter The Mahuzes Karya
Watchdoc
Film The Mahuzes merupakan film yang diangkat dari kisah
nyata suku Marind marga Mahuze yang memperjuangkan tanah
mereka dari perusahaan yang telah bekerjasama dengan Pemerintah
Republik Indonesia dalam program kerja MIFEE (Merauke Integrated
Food and Energy Estate). PT ACP (Agriprima Cipta Persada)
merupakaan perusahaan kelapa sawit yang bekerjasama dengan
pemerintah Indonesia meminta para warga Mahuze untuk menjual
tanah mereka dan akan dijadikan perkebunan kelapa sawit. Perjuangan
dan kegigihan warga Mahuze dalam mempertahankan tanah nenek
moyang mereka digambarkan secara jelas dan detail dalam film ini.
Adapun masalah yang ingin diungkapkan dalam penelitian ini
adalah ingin mengetahui alur yang ada di film The Mahuzes? dan
bagaimana penokohan yang terkandung dalam film The Mahuzes
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode penelitian analisis naratif yang dikembangkan
oleh Tzveten Todorov dan Vladimir Propp. Pengumpulan data
dilakukan melalui research document, kemudian melakukan
pengamatan secara sistematis terhadap fenomena-fenomena yang
diselidiki kemudian mencatat dan memilih adegan yang sesuai dengan
penelitian.
Tema besar dalam film ini adalah mengenai konflik agraria di
film dokumenter yang berjudul The Mahuzes. Dalam film ini terbagi
menjadi tiga alur yaitu, alur awal yang menjelaskan awal permasalahan
program MIFEE yang masuk ke daerah Merauke. Lalu dilanjutkan ke
alur tengah menjelaskan bagaimana konflik warga Mahuze dengan PT
ACP (Agriprima Cipta Persada) yang merebutkan tanah ulayat. dan
alur akhir. Selain dibagi menjadi beberapa alur dalam film ini juga
terdapat beberapa tokoh, seperti dijelasakan oleh teori Vladimir Propp.
Penokohan tersebut antara lain the hero adalah pemeran utama yang
diperankan oleh Agustinus Mahuze dan Darius Nenob, the villain
adalah yang memunculkan masalah dalam film ini yang memunculkan
masalah adalah PT ACP (Agriprima Cipta Persada), the donor
merupakan tokoh yang membantu pemeran utama, dalam film ini
diperankan oleh Nico Rumbayan tokoh agama dan Max Mahuze tokoh
masyarakat , the false hero dalam film ini diceritakan bahwa para
aparatur pemerintah seperti TNI dan polisi bukan membela rakyat
vi
malah justru memihak kepada investor, dan the helper dalam film ini
ada Gibze Mahuze yang turut andil untuk menolong Agustinus dan
Darius Nenob.
Film ini menunjukkan bahwa program kerja MIFEE ini yang
sebenarnya masih belum selesai dibuat kebijakannya, hal ini dapat
dilihat pada alur akhir film The Mahuzes yang menjelaskan masih
adanya pro kontra oleh para petinggi birokrasi daerah Papua.
Walaupun dalam permasalahan hukum, program kerja pemerintah
yang satu ini sudah mempunyai undang-undang sendiri. Selain itu
masih banyak juga warga yang keberatan seperti dijelaskan di alur
tengah, banyak warga yang melakukan penolakan terkait penanaman
kelapa sawit yang merusak hutan adat setempat. Walaupun program
kerja ini tetap dipaksakan terjadi.
Kata kunci: Naratif, Film Dokumenter, dan Konflik Agraria
Ketersediaan
| J675 | 5612 MUH k JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
5612 MUH k JURN
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta., 1440 H / 2019 M |
| Deskripsi Fisik |
x, 91 hlm,; 26 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
5612
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






