Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Komunikasi Antarpribadi Pelatih Dengan Tim Sepak Bola Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keagamaan (Studi Kasus Timnas Indonesia U-19)
i
ABSTRAK
Asep Hermawan
Komunikasi Antarpribadi Pelatih dengan Tim Sepak Bola dalam
Menanamkan Nilai-nilai Keagamaan (Studi kasus TIMNAS Indonesia
U-19)
Secara umum pelatih-pelatih sepak bola hanya memberikan
pengetahuan tentang teknik, taktik, dan kapasitas fisik dalam bersepak bola
saja. Namun, hal tersebut berbeda dengan sosok pelatih dari Timnas U-19
yaitu Indra Sjafri. Indra Sjafri melakukan proses komunkasi antarpribadi
dengan langkah-langkah penetrasi sosial dan melakukan nilai-nilai
keagamaan terhadap para pemain tim nasional U-19.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dirumuskanlah pertanyaan
penelitian ini yaitu bagaimana komunikasi antarpribadi pelatih tim nasional
sepak bola U-19 dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan? Kemudian
bentuk nilai-nilai keagamaan apa yang diterapkan pelatih dalam
berkomunikasi kepada tim nasional sepak bola U-19?
Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme, yaitu
paham yang meletakkan pengamatan dan objektivitas dalam menemukan
suatu realitas atau ilmu pengetahuan. Kemudian pendekatan pada
penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini
adalah studi kasus. Selanjutnya teknik analisis yang digunakan yaitu
dengan mereduksi data, memaparkan data, serta menarik kesimpulan.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penetrasi
sosial Irwin Altman dan Taylor yang membahas tentang bagaimana proses
komunikasi interpersonal. Teori ini menjelaskan tentang proses terjadinya
pembangunan hubungan interpersonal secara bertahap dalam pertukaran
sosial. Tahapan dalam teori ini adalah orientasi, pertukaran penjajakan
afektif, pertukaran afektif, dan pertukaran stabil.
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwasanya komunikasi
antarpribadi yang dilakukan dengan menggunakan teori penetrasi sosial
antara pelatih timnas dengan para pemain U-19 yaitu berorientasi pada
lima tahap. Pada Orientation Stage, tahap ini pemain saling berkenalan
pada saat seleksi lalu dilanjutkan di asrama Timnas U-19. Pada
Exploratory Affective Stage, percakapan antara Indra Sjafri dengan pemain
sedikit spontanitas. Pada Affective Stage, Indra Sjafri dan pemain
memberikan informasi tentang pengalaman pribadinya. Pada Stable Stage,
terjadinya keterbukaan total antara pemain dan Indra Sjafri dengan
mengungkapkan perilaku, pemikiran, dan perasaan.
Kata Kunci: Sepak bola, Pemain, Pelatih, Antarpribadi, dan
Timnas U-19.
Ketersediaan
| K1937 | 5579 ASE k KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
5579 ASE k KPI
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta., 1440 H/2019 M |
| Deskripsi Fisik |
ix, 86 hlm,; 26 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
5579
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






