Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Peran Pembimbing Agama Dalam Therapeutic Community Pada Korban Penyalahgunaan Napza Di Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (BRSKPN)“Galih Pakuan” Bogor
ABSTRAK
Sifa Fauziah, 1112052000025, Peran Pembimbing Agama
Islam dalam Therapeutic Community pada Korban
Penyalahgunaan Napza di Balai Rehabilitasi Sosial Korban
Penyalahgunaan Napza (BRSKPN) Galih Pakuan - Bogor.
Pembimbing Dra. Nasichah, MA.
Kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap dampak yang
ditimbulkan dari penyalahgunaan napza masih kurang, hal ini
menyebabkan semakin banyak yang mengalami penyimpangan
perilaku, mulai dari ketidakstabilan emosi, tidak mampu
mengendalikan diri bahkan merusak sel-sel saraf otak hingga
menyebabkan kematian. Upaya penanganan terhadap
penyalahguna napza secara psikologis penting dilakukan untuk
memberikan pemahaman dan meningkatkan perilaku yang sesuai
dengan nilai-nilai agama dan norma yang ada dimasyarakat.
Penelitian ini menggunakan teori Therapeutic Community
yang merupakan salah satu model terapi dimana sekelompok
individu hidup dalam satu lingkungan yang berupaya mengenal
diri sendiri serta belajar menjalani kehidupan berdasarkan
prinsip-prinsip hubungan antar individu, sehingga mampu
merubah perilaku yang dapat diterima oleh masyarakat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan meode
deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data
menggunakan analisis data kualitatif yakni berupa narasi
menelaah data dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi,
reduksi data dan display data.
Hasil penelitian yang telah peneliti lakukan menunjukan bahwa
peran pembimbing agama Islam pada BRSKPN Bogor sudah
dapat merubah tingkah laku, psikologis, mengembangkan
intelektual serta pengembangan mental spiritual. Peneliti juga
menemukan bahwa faktor pendukung pelaksanaan program yakni
SDM yang memiliki pengetahuan tentang materi yang diberikan,
sarana dan prasarana sudah memadai dan antusias residen.
Sedangkan faktor penghambat program yaitu kekurangan jumlah
pembimbing agama dan waktu pelaksanaan serta pembimbing
agama yang memiliki aktifitas lain di luar panti.
Kata Kunci : Pembimbing Agama, Therapeutic Community,
Peran.
Ketersediaan
| B392 | 5586 SIF p BPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
5586 SIF p BPI
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta., 1440 H/2019 M |
| Deskripsi Fisik |
iv,; 136 hlm,; 26 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
5586
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






