No image available for this title

Text

Analisis Framing Pada Pemberitaan “Musuh Dalam Selimut Di Kpk ”Dalam Program Documentary Talkshow Aiman Kompas TV



i
ABSTRAK
Wilda Hayatun Nufus. Analisis Framing Pada Pemberitaan “Musuh dalam
Selimut di KPK” dalam Program Documentary Talkshow Aiman Kompas TV
Aktor utama penanganan kasus korupsi di Indonesia adalah Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagai lembaga yang memerangi praktik kotor,
harusnya tudingan suap di internal KPK tidak terjadi di lembaga yang justru
mengedepankan prinsip integritas dan independen. Pada kasus KTP Elektronik,
KPK dihadapkan pada tantangan dari dalam yaitu tudingan pengkhianatan di
tubuh internal KPK oleh penyidik KPK yang kemudian dibingkai dan
dikonstruksi oleh Program Documentary Talkshow Aiman Kompas TV dan
menjadikannya sebagai judul dalam sebuah episode Musuh dalam Selimut di
KPK.Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat saat ini lebih terpengaruh terhadap
judul yang dimuat oleh awak media.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis ingin mengetahui
bagaimana Program Documentary Talkshow Aiman Kompas TV membingkai dan
mengonstruksi pemberitaan musuh dalam selimut di KPK dan mengapa Program
Documentary Talkshow Aiman Kompas TV membingkai isu pemberitaan Komisi
Pemberantasan Korupsi dalam episode musuh dalam selimut di KPK.
Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian konstruktivis dengan
analisis data kualitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
analisis framing model Gamson dan A. Modigliani dengan menggunakan
perangkat framing dan perangkat penalaran. Perangkat framing terdiri atas
Methapors, Catchphrases, Exemplaar, Depiction dan Visual Images. Sedangkan
perangkat penalaran terdiri atas Roots, Appeals to Principle dan
Consequenses.Penelitian ini juga menggunakan teori konstruksi sosial media
massa dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmanserta teori pembentukan citra.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam mengemas pemberitaan,
Program Documentary Talkshow Aiman Kompas TV berhasil mengkonstruksi
khalayak untuk berfikir kritis sesuai dengan visi Program. Dimana pemberitaan
mengenai penyidik KPK yang menemui anggota DPR untuk membocorkan
informasi terkait kasus korupsi KTP Elektronik dianggap sebagai ujian integritas
ditengah kasus yang ditangani, sehingga sanksi etik bahkan sanksi hukum harus
dilakukan. Seperti yang dikatakan Aiman Witjaksono bahwa Program
Documentary Talkshow Aiman Kompas TV menyayangkan tudingan yang
dialamatkan kepada KPK yang harusnya mengusut tuntas nama-nama yang masuk
dalam lingkaran korupsi KTP Elektronik, akan tetapi penyidik KPK malah
mendapatkan tudingan bertemu dengan anggota DPR.
Kata Kunci: KPK, Penyidik KPK, Framing Gamson & A. Modigliani


Ketersediaan

J6655569 WIL a JURNPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
--
No. Panggil
5569 WIL a JURN
Penerbit Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
viii, 88 hlm,; 26 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
--
Klasifikasi
5569
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya