Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pembingkaian Berita Klarifikasi Kegagalan Mahfud Md Sebagai Calon Wakil Presiden Republik Indonesia 2019 Di Detik.Com
ABSTRAK
Fika Fensa Afiane
Pembingkaian Berita Klarifikasi Kegagalan Mahfud MD
sebagai Cawapres 2019 di Detik.com
Kegagalan Mahfud MD menjadi Calon Wakil Presiden Republik
Indonesia ramai menjadi sorotan di media massa karena kabar pencalonan dirinya
sudah menjadi perbincangan masyarakat jauh sebelum deklarasi pada tanggal 9
Agustus 2018. Detik.com merupakan media online yang aktif memberitakan isu
klarifikasi kegagalan Mahfud MD pada Pilpres 2019. Detik.com yang dimiliki
oleh Chairul Tanjung sekaligus pendukung Presiden Jokowi sedikit banyak
menaruh pengaruh pada setiap pemberitaan terlebih dengan isu Klarifikasi
kegagalan Mahfud MD. Dalam sebuah media, tentunya tidak hanya wartawan
yang bekerja untuk membuat sebuah pemberitaan. Media memiliki struktur
organisasi media, mulai dari pemilik, pemimpin redaksi, marketing, hingga
waratwan. Setiap pekerja tersebut memiliki pengaruh terhadap isi pemberitaan
serta memiliki andil untuk melakukan konstruksi. Konstruksi berita yang
dilakukan oleh media salah satunya adalah dengan melakukan pembingkaian atau
Framing.
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, penelitian dilakukan untuk
menjawab pertanyaan bagaimana framing pemberitaan klarifikasi kegagalan
Mahfud MD menjadi Cawapres dan Konstruksi pemberitaan pada berita tsb.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan
paradigma konstruktivis. Metode analisis yang digunakan adalah framing
Zhondang Pan dan Gerald M.Kosicki dan Teori Konstruksi Realitas Sosial.
Terdapat empat struktur dalam Framing Pan Kosicki, yaitu struktur sintaksis,
struktur skrip, struktur tematik, struktur retoris. Empat struktur tersebut menjadi
alat bagi penulis untuk memahami bagaimana media mengemas peristiwa dengan
strategi pemakaian kata, kalimat, lead, hubungan antar kalimat. Dengan demikian
dapat terlihat cara yang digunakan oleh media untuk menonjolkan pemaknaan
dalam suatu peristiwa.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pada isu klarifikasi kegagalan Mahfud
MD menjadi Cawapres RI, media online Detik.com terlihat lebih condong seperti
ingin menggiring opini pembaca untuk bersimpati kepada Mahfud MD dalam
pembingkaian setiap beritanya. Hal ini terlihat kuat pada penekanan struktur
sintaksis dalam elemen lead (lead what, lead pertanyaan, lead ringkasan) dalam
semua pemberitaannya. Kecondongan Detik.com kepada Mahfud MD juga terlihat
pada struktur retoris dalam elemen grafis sebagai contoh pada kata „memamerkan?
yang diberikan tanda petik dalam salah satu beritanya. Dalam isu ini Detik.com
memberitakan awal mula dari nama Mahfud MD muncul sampai dengan
kegagalannya di menit terakhir sebelum Deklarasi. Kecenderungan Detik.com
dalam pemberitaan menjadi menggiring opini pembaca atau mengkonstruksi
pembaca atas pemberitaan ini.
Kata Kunci: Mahfud MD, Deklarasi penetapan Calon Wakil Presiden,
Framing, Detik.com
Ketersediaan
| J663 | 5568 FIK p JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
5568 FIK p JURN
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta., 1440 H/2019 M |
| Deskripsi Fisik |
xi, 76 hlm,; 26 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
5568
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






