Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Strategi Komunikasi Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dalam Mensosialisasikan Pengendalian Gratifikasi
ABSTRAK
Sulistiyaningsih
Strategi Komunikasi Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) Dalam Mensosialisasikan Pengendalian Gratifikasi.
Maraknya kasus gratifikasi dan suap serta minimnya
pemahaman masyarakat tentang gratifikasi masih menjadi perhatian
KPK. Oleh karena itu direktorat gratifikasi KPK melakukan sosialisasi
pengendalian gratifikasi untuk meningkatkan pemahaman dan
kesadaran melaporkan penerimaan gratifikasi ke KPK agar dapat
tercegahnya praktik gratifikasi yang dapat mengarah ke arah suap .
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah
dalam penelitian ini yaitu: bagaimana strategi komunikasi direktorat
gratifikasi KPK dalam mensosialisasikan pengendalian gratifikasi?
Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori
Cutlip dan Center yang menyatakan, bahwa strategi komunikasi dapat
dilakukan melalui tahapan: penelitian, perencanaan, pelaksanaan dan
evaluasi. Onong Uchjana Effendy menyatakan bahwa strategi
komunikasi merupakan paduan dari perencanaan komunikasi dengan
menejemen komunikasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dalam ilmu menejemen, strategi terdiri dari tiga tahap, yaitu
perumusan, implementasi dan evaluasi.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
metodologi kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif. Dimana
penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata dengan
memusatkan perhatian pada masalah aktual sebagaimana adanya pada
saat penelitian berlangsung. Paradigma yang digunakan ialah
paradigma konstruktivis yang berlandaskan pada ide bahwa realitas
merupakan hasil konstruksi melalui proses interaksi dalam kelompok,
masyarakat dan budaya.
Penelitian ini memberikan hasil bahwa direktorat gratifikasi
KPK melakukan sosialisasi pengendalian gratifikasi melalui empat
tahapan. Pertama, melakukan pengumpulan data dan meneliti fakta
situasi kondisi dilapangan agar dapat menentukan target sosialisasi dan
permasalahan yang perlu ditangani. Kedua, melakukan perencanaan
sosialisasi dengan mempertimbangkan elemen komunikasi. Ketiga,
melakukan sosialisasi melalui program pengendalian gratifikasi (PPG)
dan diseminasi informasi. Terakhir melakukan rapat evaluasi untuk
mengetahui dampak atau feedback dari kegiatan sosialisasi. Nantinya
hasil evaluasi tersebut akan digunakan untuk perbaikan kegiatan
sosialisasi yang akan mendatang.
Kata kunci: Strategi, komunikasi, KPK, gratifikasi,
sosialisasi.
Ketersediaan
| K1925 | 5517 SUL s KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5517 SUL s KPI
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Ciputat, Jakarta., 1440 H/2019 M |
| Deskripsi Fisik |
x, 136 hlm,; 26 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
5517
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






