Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Wacana Khilafah Pada Kanal Youtube Gema Pembebasan
ABSTRAK
Mardhani, R. Wacana Khilafah Pada Kanal Youtube Gema
Pembebasan
Ide khilafah belakangan ramai diperdebatkan di
Indonesia. Dasar dari ide ini adalah menjadikan hukum-hukum
dan sistem negara menjadi sistem yang berlandaskan dengan
Islam. Namun tidak semua umat Islam setuju dengan gagasan ini
karena dianggap bertentangan dengan Pancasila. Akhirnya
khilafah melahirkan pro-kontra, salah satunya ketika Hizbut
Tahrir Indonesia dibubarkan oleh pemerintah. Tetapi tetap
banyak yang memperjuangkan ide khilafah, salah satunya adalah
Gema Pembebasan yang mengkampanyekan khilafah lewat kanal
Youtube.
Berdasarkan konteks di atas, tujuan tulisan ini adalah
untuk menjawab rumusan masalah. Adapun pertanyaannya
adalah bagaimana wacana khilafah diartikulasikan melalui kanal
Youtube Gema Pembebasan?
Teoriyang digunakan dalam penelitian ini adalah teori
analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Dalam teori ini
teks dianalisis kedalam tiga level, yakni level teks, discourse
practice, dan sociocultural practice. Analisis pada level teks
mencari representasi dalam setiap kalimat, analisis discource
practice disusun melalui wawancara kepada organisasi yang
bersangkutan, dan sociocultural practice adalah analisis yang
dilakukan melalui kajian pustaka. Dalam penelitian ini juga,
digunakan konsep propaganda untuk menemukan apakah terdapat
propaganda dalam wacana khilafah.
Hasil dari penelitian pada level teks menunjukkan,
wacana membentuk pola yang serupa. Antara lain pada
menggambarkan bahwa dunia mengalami kemunduran karena
ketiadaan Islam, kemudian bagaimana masa kejayaan dunia
ketika dipimpin oleh sistem Islam, dan khilafah sebagai solusi
dari semua permasalahan tersebut. Dalam level teks juga
ditemukan teknik propaganda model card stacking, name calling,
plain folks, dan testimonial. Pada level discource practice,
ditemukan bahwa wacana yang dibawakan lebih sering untuk
menanggapi sebuah isu dan wacana yang dibahas lebih sering
dipengaruhi oleh ideologi dari Gema Pembebasan, yakni ideologi
ii
Islam. Melalui level sociocultural practice, membuktikan bahwa
isu-isu yang dibawa Gema Pembebasan dapat relevan dengan
kondisi masyarakat sekarang ini.
Kesimpulan yang didapat adalah wacana khilafah yang
dibawakan oleh Gema Pembebasan adalah wacana yang proterhadap
khilafah. Ini tak dapat dilepaskan dari ideologi yang
mereka usung yang menurut mereka khilafah adalah bagian dari
ajaran Islam. Ditemukan propaganda dalam level teks, namun
pada analisis discourse practice, mereka menolak disebut
merencanakan propaganda untuk mengkampanyekan khilafah
karena propaganda menurut mereka bergantung pada perspektif
masing-masing dan yang mereka yakin bahwa yang mereka bawa
adalah hal positif. Hendaknya dalam membuat konten apapun,
Gema Pembebasan lebih berimbang dan menjelaskan ide-ide
mereka dimulai dari dasar agar lebih diterima masyarakat dan
tidak menjadi kontroversi.
Kata kunci: Khilafah, Gema Pembebasan, Islam,
Propaganda,Wacana.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5408 REZ w KPI
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Jakarta., 1440 H/2018 M |
| Deskripsi Fisik |
xi, 83 hlm,; 26 Cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5408
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






