No image available for this title

Text

Memerangi berita bohong di Media Sosial : studi terhadap gerakan masyarakat anti fitnah indonesia



DwiPutriAulia MemerangiBeritaBohongdiMediaSosial(StudiTerhadapMasyarakat AntiFitnahIndonesia) Pesatnya penyebaran informasi yang ditunjang dengan perkembangan teknologi seakan menjadi boomerang bagi konsumen informasi itu sendiri. Di satu sisi, perkembangan teknologi memudahkan masyarakat mendapatkankan informasi secara cepat. Namun di sisi lain, terlalu terbukanya arus informasi menjadikan media massa ternodai dengan maraknya berita bohong (hoax). Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) kemudian hadir di tengah maraknya hoax di media sosial yang meresahkan masyarakat digital dan mengajak masyarakat dunia maya untuk bersama-sama melawan hoaks di media sosial. Berdasarkan latar belakang di atas, kemudian timbulah pertanyaan, bagaimana strategi komunikasi MAFINDO dalam memerangi berita bohong di mediasosial? Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dimana realitas merupakan hasil konstruksi dari kemampuan berfikir seseorang. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif. Sementara itu metodeyang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus yang merupakan strategi penelitian dimana peneliti menyelidiki secara cermat suatu program,peristiwa,aktifitas,prosesatausekelompokindividu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Strategi Komunikasi Massa. Teori ini menjelaskan strategi-strategi yang efektif untuk memengaruhi khalayak. Teori ini dipakai untuk melihat bagaimana strategi yang MAFINDO gunakan dalam memerangi beriita bohong kepada khalayak. Konsep New Media jugadigunakandalampenelitianini. Hasil penelitian ini menunjukan, strategi yang digunakan MAFINDO dalam memerangi beruta bohong adalah dengan menggunakan duta anti hoax dan memanfaatkan media sosial sebagai media penyampaian pesan mereka. Media sosial digunakan MADINDO sebagai alat untuk menyuarakan perang terhadap hoax. Facebook, Twitter, Instagram, serta Website berisikan debunk, imbauan mengenai hoax, serta publikasi acara. Sejak diresmikan pada November 2016, Mafindo telah tersebar di 14 wilayah di Indonesia dan sudah melakukan debunk takkurangdari1729berita. Keyword:NewMedia,StrategiKomunukasi,Komunitas,Hoax.


Ketersediaan

J6145328 DWI m JURNPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (SKRIPSI)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5328 DWI m JURN
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
127 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5328
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya