Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Analisis wacana kritis pemberitaan teror BOM Paris Perancis 2015 pada harian kompas
ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN TEROR BOM PARIS 2015 PADA HARIAN KOMPAS Teror bom Paris yang terjadi pada 13 November 2015 merupakan salah satu aksi kejahatan Internasional yang erat kaitannya dengan pelaku terorisme. Negara Islam Irak Suriah (NIIS) disebut sebagai pelaku serangan tersebut dan dalam aksinya selalu dikaitkan dengan kelompok agama Islam. Hal ini tidak luput dari pemberitaan media-media yang ada di Indonesia. Salah satu media nasioanal yang memberitakan peristiwa teror bom paris adalah media cetak Harian Kompas. Dalam pemberitaannya Harian Kompas meberikan informasi mengenai tempat bersarangnya dan bertumbuhnya kelompok NIIS dan pemberitaan mengenai ketakutan warga Eropa akan bertumbuhnya kelompok Muslim. Dari latar belakang diatas, penelitian ini ingin melihat bagaimana media Harian Kompas memandang kelompok NIIS yang selalu dihubungkan dengan Muslim dan adakah ideologi hegemoni dalam pembuatan beritanya? Dan bagaimana Harian Kompas mewacanakan pemberitaan NIIS pada level teks, kognisi sosial, dan konteks sosial? Untuk menganalisa masalah yang diteliti, penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Teun A. Van Dijk, yaitu meneliti beberapa dimensi dalam melihat sebuah wacana. Pertama, melihat dari teks wacana, kognisi sosial dan konteks sosial Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif adapun metode yang digunakan adalah deskriptif, karena peneliti ingin menggambarkan dan menjelaskan wacana pemberitaan lebih mendalam. Penulis menarik kesimpulan dalam setiap media tidak ada media yang netral. Ketidak netralan tersebut dikarenakan media memiliki kepentingan tersendiri. Dari segi teks menunjukan Islam dimarginalkan. Serta dari kognisi sosial narasumber memperlihatkan banyaknya jawaban yang bercampur opini mengenai muslim di Eropa, mulai dari penyamarataan kebudayaan dan agama, serta secara tidak langsung menyamaratakan islam dengan islam ekstrim. Dan hegemoni media pun terlihat dalam hal ini ukuran untuk mengetahui adanya hegemoni media peneliti mengunakan pandangan yang dibuat oleh peneliti (Altheide, 1984), salah satunya berisikan tentang: jurnalis cenderung menyajikan liputan yan pro amerika dan liputan luar negri yang negati, terutama negara-negara Dunia ketiga. Seperti dalam teks kecenderungangan membela atau pro terhadap negara Eropa, terlihat dari sumber-sumber yang di pakai harian kompas, sumber-sumber ini cenderung memaparkan negatif atas keberadaan Muslim.
Kata kunci: NIIS, Muslim, Harian Kompas, Hegemoni Media, Analisis Wacana Van Dijk.
Ketersediaan
| K1833 | 5278 NIT a KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (SKRIPSI) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5278 NIT a KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
91 hlm,.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5278
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






