Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Komunikasi antarpribadi antara orang tua terhadap anak penderita Adhd ( attention Deficit Hyperactifity Disorder)
Lolo Monica Safitri Komunikasi Antarpribadi Antara Orangtua Terhadap Anak Penderita ADHD (Attention Deficit Hyperactifity Disorder) Komunikasi dalam perkembangannya menjadi sesuatu yang sangat penting di kehidupan sehari-hari. Agar tercipta hubungan yang baik maka komunikator sebagai penyampai pesan harus menyampaikan maksud dengan baik pula, yang kemudian dapat diterima, dimengerti, dan selanjutnya ditanggapi oleh komunikan. Dalam proses komunikasi tidak terlepas dari hambatan-hambatan komunikasi yang sering mengakibatkan komunikasi tidak berhasil. Namun komunikasi belum terlihat efektif jika terdapat beberapa hambatan di dalamnya, seperti hambatan psikologis yang diderita anak penderita ADHD (Attention Deficit Hyperactifity Disorder). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi antar pribadi yang efektif antara orangtua dan anak penderita ADHD(Attention Deficit Hyperactifity Disorder) serta bentuk komunikasi apa yang digunakan dalam berkomunikasi dikegiatan sehari-hari anak penderita ADHD. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan langsung atau observasi, wawancara dan dokumentasi, informan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu empat orang tua yang anaknya mengidap ADHD (Attention Deficit Hyperactifity Disorder). Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih tiga bulan yaitu pada tanggal 3 April 2018 sampai tanggal 13 Juni 2018. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa komunikasi antara orang tua dan anak yang menderita ADHD sudah cukup efektif, dikarenakan dari upaya-upaya yang telah dilakukan orang tua dalam mengajak anak berkomunikasi sesuai dengan poin-poin teori yang sudah dipaparkan dalam teori FIRO yang dikebangkan oleh Schuax. Namun dalam realita terdapat beberapa kendala yang dialami orang tua dalam membangun komunikasi dengan anak penderita ADHD. Bentuk komunikasi yang digunakan dalam penelitian ini ialah, komunikasi interpersonal. Dengan komunikasi interpersonal kedua pihak mampu mengkomunikasikan secara jelas apa yang ingin disampaikan, memiliki kesamaan pikiran dan tujuan. Keadaan ini ditandai oleh adanya kepercayaan dan keterbukaan, ditambah jika komunikasi antarpribadi sambil diimbangi dengan poin-poin dalam teori FIRO yakni inklusi (mempertahankan komunikasi), kontrol, dan afeksi (kasih sayang) yang dilakukan orang tua kepada anak penderita ADHD. Kata kunci: Komunikasi, Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi orangtua dan Anak ADHD
Ketersediaan
| K1831 | 5299 LOL k KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (SKRIPSI) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5299 LOL k KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
122 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5299
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






