Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Analisis wacanna kritis kasus berklasi pada majalah tempo edisi Aproil-juni 2016
Nurlaillah Sari Amallah
1111051100057
Analisis Wacana Kritis Kasus Reklamasi Pada Majalah Tempo Edisi April-Juni 2016
Sesuai dengan definisi reklamasi tujuan utamanya ialah menjadikan kawasan berair yang rusak atau tak berguna menjadi lebih baik dan bermanfaat. Reklamasi dilakukan untuk perbaikan atau pemulihan suatu lahan. Reklamasi Teluk Jakarta ini tak terlepas dari pro dan kontra dalam bingkai media.
Yang menjadi masalah paling krusial dan kontroversi lain saat ini adalah masalah relasi kuasa pemerintah dan belum adanya regulasi yang jelas dalam kasus reklamasi ini. Sejak tahun 2014 di mana Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 2238 Tahun 2014 yang memberi izin reklamasi pada anak usaha Agung Podomoro PT. Muara Wisesa Samudra sudah dianggap banyak pihak sebagai pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku.
Ahok selalu berpledoi dengan memberi izin reklamasi Pulau G adalah keputusan gubernur terdahulu yakni Fauzi Bowo. Pria yang akrab disapa Foke itu mengeluarkan keputusan gubernur nomor 121 tahun 2012 serta empat surat persetujuan prinsip reklamasi tahun 2012. Ahok juga memakai Keppres nomor 52 tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Dalam Keppres itu memang disebutkan gubernur DKI punya wewenang utama dalam reklamasi di Teluk Jakarta.
Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah Konstruksi Sosial Media Massa. Surat kabar maupun majalah bahasa tak hanya berfungsi sebagai penjelas suatu makna tetapi juga sebagai faktor penentu makna realitas yang akan muncul di benak publik, hingga akhirnya mereka melegitimasi itu sebagai sebuah pembenaran.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang peneliti lakukan focus terhadap analisis wacana yang mengacu pada model Teun A. Van Dijk. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen, wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Berdasarkan tema yang diangkat peneliti tendensi ingin membongkar wacana adanya praktik permainan kotor berupa suap menyuap “jual beli” politik dalam proses pengesahan pelaksanaan reklamasi. Tempo mengemas berita dengan skema menarasikan situasi bagaimana KPK membongkar jaringan suap di balik pembahasan aturan reklamasi.
Kata kunci: Reklamasi, konstruksi sosial media massa, wacana, dan suap
Ketersediaan
| J595 | 5282 NUR a JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (SKRIPSI) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5282 NUR a JURN
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
125 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5282
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






