Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Konstruksi isu pemblokiran situs islam di media online:analisis framing pemberitaan pemblokitan situs islam di republika online dan hidayatullah.com
Dendy Apriansyah
Konstruksi Isu Pemblokiran Situs Islam di Media Online (Analisis Framing Pemberitaan Pemblokiran Situs Islam di Republika online dan Hidayatullah.com)
Pemblokiran situs menjadi alternatif menanggulangi banyaknya situs-situs yang bermuatan negatif ditengah merebaknya isu SARA yang dapat menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat. Tercatat selama pertengahan tahun 2016 hingga awal tahun 2017. Kemkominfo telah melakukan tiga kali pemblokiran terhadap situs Islam. Puncaknya tahun 2017 pemerintah memblokir situs Islam diduga terkait isu SARA, paham radikal serta melanggar UU ITE. Pemblokiran terhadap situs Islam menimbulkan pro dan kontra sebab dilakukan sepihak kepada media Islam tanpa adanya klarifikasi terlebih dahulu, ini dapat menimbulkan opini dimasyarakat atas kecenderungan pemblokiran hanya situs Islam saja. Kekhawatiran terhadap kasus ini menjadi sorotan oleh media Islam sendiri dalam melihat pemblokiran ini. Republika online dan Hidayatullah.com menjadi media yang intens memberitakan kasus pemblokiran situs Islam.
Berdasarkan konteks diatas, maka tujuan penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana bingkai pemberitaan Situs Islam pada Republika online dan Hidayatullah.com ? lalu apakah ditemukan perbedaan frame antara Republika online dan Hidayatullah.com?
Penelitian menggunakan teori konstruksi sosial atas realitas dan analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicky. Terdapat empat dalam struktur framing yaitu struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik dan struktur retoris. Dengan demikian dapat terlihat cara yang digunakan oleh media untuk menonjolkan, mengaburkan bahkan menghilangkan suatu fakta peristiwa.
Penelitian ini menggunakan paradima kontruktivis dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis data temuan deskriptif secara tertulis dengan hasil wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi.
Dari hasil analisis ditemukan framing yang dilakukan oleh Republika online dan Hidayatullah.com dalam pemblokiran situs Islam mempunyai sudut pandang tersendiri dalam melihat kasus itu. Republika online melihat dengan sikap kritis terhadap kebijakan pemblokiran karena tidak adanya indikator khusus dan kesenjangan sikap antara situs islam dan situs lain oleh Kemenkominfo, sedangkan Hidayatullah.com melihat upaya pemblokiran sebagai control power oleh pemerintah karena kebebasan yang sebebas-bebas dapat juga membahayakan. Perbedaan dalam framing terlihat dari keempat unsur. Republika online menolak aksi pemblokiran yang dilakukan pemerintah sedangkan Hidayatullah.com mendukung pemblokiran dengan standar kelayakan. Kata kunci: Pemblokiran, framing, situs Islam, analisis, Republika online, Hidayatullah.com
Ketersediaan
| K1813 | 5208 DEN k KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5208 DEN k KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
130 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5208
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






