Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Modal sosial dalam pemberdayaan masyarakat:studi kasus program penataan lingkungan permukiman berbasis komunitas (PLPBK) di desa mekarwangi kecamatan cisauk kabupaten tangerang
Modal Sosial dalam Pemberdayaan Masyarakat
(Studi Kasus: Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas
(PLPBK) di Desa Mekarwangi Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang)
Penelitian ini bersumber dari pemahaman tentang bagaimana konsep modal
sosial dapat diaplikasikan dalam upaya pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu
langkah penting untuk mencapai keberhasilan pembangunan di bidang Infrastruktur.
Lebih lanjut Fukuyama menjelaskan modal sosial lebih mengacu pada adanya
kepercayaan yang dihasilkan dari norma yang berlaku serta jaringan yang dibangun
dengan baik.
Adanya sumber modal sosial yang berwujud dalam bentuk aturan atau hukum
dimana masyarakat diharuskan bekerjasama melaksanakan atauran tersebut dan apabila
terdapat kegagalan dalam melaksanakannya maka akan dikenakan sanksi. Demikian
adanya aturan bersama yang dibuat dalam program PLPBK mengikat semua yang
terlibat untuk dapat mematuhi aturan bersama tersebut serta mendorong setiap individu
berlaku jujur dan tanggung jawab atas amanah.
Terjadi hubungan yang sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam
program PLPBK ini dimana ada sebuah keyakinan pemerintah memberikan bantuan
kepada masyarakat Desa Mekarwangi. Keyakinan tersebut menjadikan kepercayaan
tumbuh karena adanya aturan bersama yang dibuat. Masyarakat percaya dengan adanya
program PLPBK ini memberikan banyak manfaat untuk keberlanjutan mereka.
Dimensi modal sosial berupa link yaitu ikatan dengan komunitas lain diluar
komunitas asal. Di mana Jaringan kerjasama di bentuk dari pihak internal dan pihak
eksternal. Pihak internal adalah warga masyarakat Desa Mekarwangi itu sendiri
sedangkan pihak eksternal adalah pihak-pihak di luar program yang ikut membantu
proses berjalannya program PLPBK yaitu toko bangunan, perusahaan paving blok serta
PLN dan Universitas Matana yang ikut andil mensukseskan program.
Hasil penelitan ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif berupa studi kasus
dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan pihakpihak
terkait dengan program diantaranya, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM),
Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Fasilitator Desa, aparatur Desa, dan
masayarakat Desa Mekarwangi. Hasil wawancara tersebut menunjukkan bahwa teori
Fukuyama mengenai modal sosialnya yaitu norma, kepecayaan dan jaringan dapat
membantu mewujudkan pembangunan dan pengelolaan infrastruktur desa dalam
pemberdayaan masarakat melalui program PLPBK.
Ketersediaan
| P383 | 5236 NUR m PMI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5236 NUR m PMI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
104 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5236
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






