Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Analisis semiotik propaganda kebudayaan yahudi dalam FILM Jeruzalem
NIM 1111051000118
ANALISIS SEMIOTIK PROPAGANDA KEBUDAYAAN YAHUDI
DALAM FILM JERUZALEM
Film merupakan satu-satunya media audio visual yang menghadirkan
suara dan sekaligus gambar sehingga membuat penikmatnya betah duduk berjamjam
untuk menyaksikan film tersebut terlepas apakah tayangan yang mereka
saksikan bermanfaat karena mendidik serta menambah wawasan atau sebaliknya
menyesatkan. Jeruzalem, film bergenre horor ini disutradarai oleh Doron Paz dan
Yoav Paz. Pada awal film ini menceritakan dua orang remaja wanita dari Amerika
yang ingin berlibur ke kota Tel Aviv di negara Israel, namun di tengah perjalanan
mereka bertemu dengan seorang pria dan akhirnya mereka mengganti arah tujuan
liburan menjadi ke Jerusalem untuk menikmati hari Yom Kippur, yaitu hari yang
dianggap paling suci dalam agama Yahudi pada tanggal 10 Tisyri dalam kalender
Yahudi. Dibagian akhir film ini diceritakan bangkitnya iblis yang menghancurkan
kota tersebut. Terdapat beberapa kejanggalan pada film ini tentang bagaimana
menggambarkan kehidupan, kepercayaan dan kebudayaan Yahudi dan juga
masyarakat daerah muslim di Jerusalem. Penggambaran kebudayaan Yahudi yang
berbau negatif mengindikasikan adanya propaganda-propaganda terhadap
kebudayaan Islam dalam film tersebut.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka pertanyaan yang muncul dalam
penelitian ini adalah bagaimana kebudayaan-kebudayaan Yahudi yang
ditampilkan dalam film Jeruzalem? Apa teknik propaganda yang digunakan dalam
film Jeruzalem? Dan Apa pesan moral yang terkandung dalam film Jeruzalem?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis
semiotika model Rolland Barthes yang berhubungan dengan makna denotasi,
konotasi, dan mitos. Penelitian juga akan menggunakan teori propaganda dan teori
kebudayaan
Berdasarkan hasil penelitian dalam film Jeruzalem ini digambarkan
adegan-adegan yang mengisahkan tentang kehidupan, kepercayaan dan
kebudayaan negatif masyarakat muslim di kota Jerusalem. Namun, terdapat
distorsi tentang penggambaran masyarakat muslim dalam film ini Diantaranya
adalah adanya adegan pengusiran jin dari seorang perempuan kerasukan yang
tidak sesuai dengan syariat Islam yaitu dengan cara membunuhnya menggunakan
senjata pistol. Kemudian Malaikat Izrail disebut sebagai monster batu atau golem,
mayat hidup dan zombie. Adanya seorang pria bersurban yang merupakan
identitas atau ciri-ciri umat muslim yang percaya akan adanya takhayul yaitu
memainkan gambus atau oud untuk menenangkan iblis dan roh jahat. Lalu
seorang muslim bernama omar menghisap dan memberikan ganja. Selanjutnya
ada seorang anak kecil yang tinggal di daerah muslim di Jerusalem malakukan
tindakan mencuri. Teknik propaganda yang digunakan diantaranya adalah teknik
propaganda bandwagon, name calling dan testimonial. Pesan moralnya adalah
jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal. Harus berhati-hati di
Negara lain. Jangan masuk tempat kosong atau dilarang secara sembarangan.
Kata kunci : Film, Jerusalem, Yahudi, Islam, Propaganda, Semiotik
Ketersediaan
| K1812 | 5246 DIV a KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5246 DIV a KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
94 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5246
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






