Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Peranan hubungan masyarakat (HUMAS)Ombusman Republik Indonesia Dalam Mensosialisasikan Layanan Aspirasi pengaduan Praktik Malandminitrasi
Bella Putri Dwi Anggraeni
Peranan Hubungan Masyarakat (Humas) Ombudsman Republik Indonesia
Dalam Mensosialisasikan Layanan Aspirasi Pengaduan Praktik
Maladministrasi
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) salah satu lembaga yang memiliki
peran dalam pengawasan, pelaporan praktik maladministrasi serta ketidakpuasan
masyarakat dalam menggunakan pelayanan publik. Selama ini image pelayanan
publik yang buruk masih melekat pada sistem pelayanan publik yang ada, maka
diperlukan peran Hubungan Masyarakat (Humas) untuk meningkatkan
pengetahuan masyarakat tentang keberadaan lembaga ini melaporkan terkait
ketidakpuasan nya kepada sebuah instansi.
Merujuk dari latar belakang tersebut maka timbul sebuah rumusan
penelitian ini, yaitu: Bagaimana peran internal humas Ombudsman Republik
Indonesia dalam mensosialisasikan layanan aspirasi pengaduan praktik
maladministrasi? Dan Bagaimana peran eksternal humas Ombudsman Republik
Indonesia dalam mensosialisasikan layanan aspirasi pengaduan praktik
maladministrasi?
Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori Cutlip dan Center
Humas sebagai Communicator, penghubung antara organisasi atau lembaga yang
diwakili dengan publiknya. Humas berperan sebagai perwakilan perusahaan
dalam melakukan komunikasi dengan publik internal dan eksternal. Kemudian
membina Relationship, humas berupaya membina hubungan yang positif dan
saling menguntungkan dengan pihak publiknya. Dalam hal ini humas berperan
dalam melakukan pendekatan hubungan baik dengan publik. Kemudian peranan
back up management, yakni sebagai pendukung dalam fungsi manajemen
organisasi atau perusahaan. Humas memiliki peranan sebagai pendukung
organisasi yang selalu sigap dalam menjalankan tugas dari atasan/perusahaan.
Selanjutnya adalah membentuk corporate image, artinya peranan humas berupaya
menciptakan citra bagi organisasi atau lembaganya. Dalam hal ini humas berperan
menjaga dan menciptakan citra yang positif terhadap perusahaan dimata publik.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif
dengan teknik analisis data deskriptif. Kemudian sumber data diperoleh melalui
observasi dilapangan, melalui wawancara dengan Humas Ombudsman Republik
Indonesia yang menjadi subyek dari penelitian ini. Dokumentasi dari aktifitas
yang dilakukan oleh Humas Ombudsman Republik Indonesia.
Hasil dari penelitian Peranan Hubungan Masyarakat (Humas) Ombudsman
Republik Indonesia Dalam Mensosialisasikan Layanan Aspirasi Pengaduan
Praktik Maladministrasi adalah memiliki kesesuaian dengan teori yang digunakan.
Selain berperan di dalam internal, humas Ombudsman Republik Indonesia juga
berperan kepada eksternal yaitu kepada masyarakat.
Kata Kunci: Peranan Humas, Ombudsman Republik Indonesia,
Mensosialisasikan, Maladministrasi, Humas.
Ketersediaan
| k1810 | 5258 BEL P KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5258 BEL P KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
98 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5258
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






