Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Strategi Govermnment Public Relations Kementrian Komunikasi dan Informatika dalam Mengelola Isu Publik
Strategi Government Public Relations Kementerian Komunikasi dan
Informatika dalam Mengelola Isu Publik
Kemajuan teknologi menciptakan kemudahan bagi media dan masyarakat
untuk menyampaikan dan menerima informasi. Salah satunya adalah informasi
terkait pemerintahan dan kebijakan-kebijakan yang dilakukan. Namun, kemudahan
media dan masyarakat dalam menyampaikan dan menerima informasi akan
membangun banyak isu dan ragam kepentingan publik. Menurut Dirjen Informasi
dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, terdapat 42 ribu media daring yang belum
terdata didewan pers dengan pemberitaan yang cenderung menyerang pemerintah.
Dari permasalahan tersebut peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana
pengelolaan isu publik yang dilakukan oleh GPR Kemenkominfo? Melalui media
apa saja GPR Kemenkominfo melakukan strategi perubahan isu?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma
konstruktivis. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif
yaitu suatu penelitian yang menggambarkan kejadian pada saat ini ataupun yang
terjadi pada masa lampau. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik
observasi, telaah pustaka serta wawancara mendalam dengan narasumber.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manajemen Isu yang
ditemukan oleh Howard Case dan Barry Jones, seorang konsultan PR pada 1976.
Case disebut sebagai “The parent of issue management” dan salah satu pendiri
Public Relations Society of America/PRSA. Mereka membagi manajemen isu
kedalam lima tahap antara lain: identifikasi isu, analisis isu, strategi perubahan isu,
pelaksanaan strategi perubahan isu dan evaluasi.
Hasil penelitian dan analisis diketahui bahwa strategi government public
relations dalam mengelola isu publik dimulai dari melakukan identifikasi isu melalui
monitoring media dengan mengumpulkan headline media massa cetak dan
menggunakan aplikasi beritagar.id. pada tahapan analisis, government public
relations menggunakan aplikasi IMM.today sebagai alat analisis utama. Pada tahap
strategi, government public relations mengadakan rapat penajaman isu antara GPR
Kominfo, Kementerian/lembaga terkait dan dipantau langsung oleh KSP dan TKP.
Pada tahap implementasi, government public relations menggelar forum diskusi
wartawan yang dinamakan FMB 9, wartawan yang hadir diharapkan dapat
memberitakan sesuai framing yang telah disusun GPR. Tahap evalusi, government
public relations kembali memonitoring media untuk melihat efektivitas dari fmb 9.
Selain menggunakan media relations, pemerintah juga memanfaatkan kanal website
dan media sosial kementerian, lembaga dan daerah serta kanal indonesiabaik.id,
jpp.go.id dan indonesia update kaskus.
Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengelolaan
isu publik Kemkominfo selaku government public relations sudah berjalan baik.
Dengan catatan perbaikan pada sistem IMM.today. Sosialisasi terkait program
pemerintah disajikan lebih menarik. Pemasangan iklan layanan masyarakat di media
massa harus diperbanyak agar informasi dapat diakses oleh semua lapisan
masyarakat. Kedepan diharapkan fungsi GPR dapat dijalankan secara utuh layaknya
PR pada umunya, bukan sebatas mensosialisasikan program dan mengcounter isu
negatif pemerintah.
Kata Kunci: government public relations, Kemkominfo, monitoring, media relations
Ketersediaan
| k1802 | 5247 ABD s KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5247 ABD s KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
106 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5247
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






