Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Konstruksi perempuan di rubrik bibir mer pada surat kabar Rakyat Merdeka
Rahmah Putri Awaliah
NIM: 1112051100020
Konstruksi Perempuan Di Rubrik Bibir Mer Pada Surat Kabar Rakyat
Merdeka
Rubrik Bibir Mer merupakan kepala karangan surat kabar Rakyat Merdeka
mengenai informasi Bincang-Bincang tentang pemberitaan artis-artis perempuan
dalam negeri dan luar negeri. Isinya tentang informasi hiburan berupa berita
ringan mengenai artis-artis perempuan yang dieksploitasi dalam bentuk teks dan
gambar secara sensasional. Artis perempuan di dalam rubrik Bibir Mer surat kabar
Rakyat Merdeka digambarkan sebagai perempuan seksi, berani dalam bersikap,
dan menggoda laki-laki. Pemberitaan tersebut juga ditampilkan untuk menarik
para pembaca laki-laki lebih suka kepada penggambaran perempuan yang
ditampilkan oleh rubrik Bibir Mer.
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah skripsi ini adalah
bagaimana wacana konstruksi perempuan ditinjau dari posisi subjek-objek dalam
pemberitaan rubrik Bibir Mer pada surat kabar Rakyat Merdeka? Bagaimana
wacana konstruksi perempuan ditinjau dari posisi pembaca dalam pemberitaan
rubrik Bibir Mer surat kabar Rakyat Merdeka? Mengapa perempuan digambarkan
secara bias oleh wartawan dalam pemberitaan rubrik Bibir Mer pada surat kabar
Rakyat Merdeka?
Untuk menjawab permasalahan di atas, metode yang peneliti gunakan
adalah metode analisis wacana model Sara Mills. Metode ini menganalisis tentang
suatu wacana yang terdiri dari dua konsep, yaitu posisi subjek-objek dan posisi
pembaca. Analisis wacana model Sara Mills sering digunakan dalam penelitian
yang menitikberatkan pada wacana tentang penggambaran perempuan yang
ditampilkan di dalam teks sebagai pihak yang salah dan marginal dibandingkan
dengan pihak laki-laki.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma
kritis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Peter L. Berger dan
Thomas Luckman. Para tokoh tersebut menjelaskan tentang proses sosial melalui
tindakan dan interaksi di mana individu atau sekelompok individu menciptakan
secara terus-menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami bersama secara
subjektif, misalnya terlihat dari pemberitaan rubrik Bibir Mer mengenai suatu
kejadian nyata pada sosial media yaitu Instagram tentang artis perempuan yang
menggunakan pakaian seksi, lalu dikemas ulang dan dibentuk menjadi suatu
pemberitaan yang memarginalkan perempuan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggambaran perempuan
yang ditampilkan oleh rubrik Bibir Mer telah dimanfaatkan oleh Rakyat Merdeka
sebagai objek penyebab utama dalam kepentingan komersial. Penggambaran
perempuan di dalam rubrik Bibir Mer surat kabar Rakyat Merdeka tidak terwakili
secara seimbang di dalam media massa, baik dalam media hiburan maupun media
berita karena laki-laki memiliki kekuasaaan penuh terhadap perempuan.
Kata Kunci : Konstruksi, Perempuan, Bibir Mer, Subjek, Objek, Pembaca
Ketersediaan
| K1796 | 5210 RAH k JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5210 RAH k JURN
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
104 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5210
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






