Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Peran penyuluh agama dalam meningkatkan perilaku prososial masyarakat organik masyarakat perkotaan di kebayoran lama jakarta selatan
Sahrul Iman, 1113052000031, Peran Penyuluh Agama Dalam Meningkatkan Perilaku Prososial Masyarakat Organik (Masyarakat Perkotaan) di Kebayoran Lama Jakarta Selatan, di bawah bimbingan Tasman, M.Si.
Masyarakat organik (masyarakat perkotaan) merupakan masyarakat yang perlu mendapat arahan dan bantuan untuk meminimalisir sikap individual dan rasional mereka karena dikelilingi oleh pola hidup yang serba modern. Dikhawatirkan bila sifat individual dan rasional dimiliki masyarakat kota akan menyebabkan semakin terkikisnya rasa kemanusiaan dan perilaku prososial masyarakatnya. Peran penyuluh agama sangat sentral dalam kehidupan bermasyarakat di perkotaan, penyuluh agama hadir sebagai pemberi informasi, pendamping, pembina, fasilitator, agen perubahan, dan pengarah masyarakat menuju keadaan yang lebih baik.
Penelitian ini hadir untuk mengetahui peran-peran yang ditempuh oleh penyuluh untuk membantu masyarakat perkotaan agar semakin tergerak untuk berperilaku prososial, baik dalam kehidupan bermasyarakat dan kehidupan beragama, yang dikemas oleh penyuluh dengan bahasa agama. Penelitian ini juga berusaha mencari metode yang digunakan oleh penyuluh untuk menyampaikan informasi dan pesan-pesan yang perlu bagi masyarakat organik, dan kegiatan yang diberikan oleh penyuluh untuk membantu menggerakkan masyarakat agar senantiasa berperilaku prososial.
Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yaitu prosedur penelitian yang mencoba mencari hasil dari penelitian dalam bentuk kata-kata tertulis dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan saat melakukan penelitian. Untuk mendapatkan informasi dalam penelitian ini terdapat delapan informan, tiga orang dari penyuluh dan lima orang dari masyarakat Kebayoran Lama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya-upaya yang diberikan oleh penyuluh terhadap masyarakat perkotaan untuk meningkatkan perilaku prososial masyarakat, diantaranya melalui kegiatan pengajian di Majlis Ta’lim, Pelatihan Pemulasaran Jenazah, dan Pelatihan Khutoba’. Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat, terlihat sebagian masyarakat tergerak untuk menolong masyarakat lainnya. Peran penyuluh yang ditemukan dalam penyuluhan, terdiri dari peran pemberi informasi dan edukasi, fasilitator, agen perubahan, pendamping, dan pembina dengan menggunakan metode individu dan kelompok, dengan penyampaian ceramah, tanya jawab dan simulasi melalui alat mikropon, infokus, makalah, spidol dan papan tulis.
Kata Kunci : Peran Penyuluh Agama, Perilaku Prososial, Masyarakat Organik
Ketersediaan
| B343 | 5199 SAH p BPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5199 SAH p BPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Jakarta., 1439 H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
113 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5199
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






