No image available for this title

Text

Strategi dan model kampaye wahidin halim andika hazrumy pada pilgub banten 2017



Nurratika Puri
1113051000039
Strategi dan Model Kampanye Wahidin Halim-Andika Hazrumy
pada Pilgub Banten 2017
Pemilihan gubernur Banten 2017 diikuti oleh dua kandidat, yaitu Wahidin Halim-Andika Hazrumy dan Rano Karno-Embay Mulya Syarief. Persaingan di antara kedua kandidat ini berlangsung sangat ketat. Hingga pada akhirnya ditetapkan kemenangan jatuh pada Wahidin Halim-Andika Hazrumy. Menelisik dari kegagalan Wahidin pada saat mencalonkan diri menjadi Gubernur Banten pada tahun 2011 silam, menarik untuk diteliti terkait kampanye dari pasangan urut nomor 1 tersebut.
Berdasarkan latar belakang di atas, adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana strategi kampanye pasangan Wahidin Halim dan Andika Harzumy pada Pilgub Banten 2017? Bagaimana model kampanye pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy pada Pilgub Banten 2017? Manakah yang paling berperan penting di antara strategi kampanye dan model kampanye dalam pelaksanaan kampanye Wahidin Halim dan Andika Hazrumy?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kampanye pasangan Wahidin Halim dan Andika Harzumy pada Pilgub Banten 2017, model kampanye pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy pada Pilgub Banten 2017, peran yang paling penting antara strategi kampanye dengan model kampanye dalam kampanye Wahidin Halim dan Andika Hazrumy pada Pilgub Banten 2017.
Penelitian ini menggunakan teori Dramaturgi Erving Goffman yang melihat bahwa konstruksi realitas lahir melalui manajemen yang ditimbulkan dari interaksi sosial. Sebagai sebuah drama, aktor yang terlibat dalam panggung interaksi tersebut memerankan tindakan yang telah tertata sebelumnya
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan melaksanakan wawancara dan dokumentasi yang di dapat untuk melengkapi data-data yang dibutuhkan.
Kampanye tim Wahidin dan Andika dilihat dari strateginya mereka melakukan riset untuk menentukan segmentasi pemilih, pada positioning untuk memberikan kesan yang baik di masyarakat yang sesuai dengan program kerja mereka, serta branding dengan menggunakan atribut kampanye. Sedangkan dalam model kampanye Ostegard, hal yang pertama dilakukan adalah dengan mengidentifikasi masalah yang ada di Banten berjumlah 21 masalah umum di Banten barulah masuk dalam penyelesaian masalah yang terurai dalam program kerja dengan memberi pengetahuan kepada masyarakat terkait kandidat kampanye. Aspek pengetahuan inilah yang berkaitan dengan keterampilan dan sikap dari masyarakat.
Kesimpulannya adalah model kampanye dan strategi kampanye, keduanya sama-sama memiliki peran penting dalam pelaksanaan kampanye Wahidin Halim dan Andika Hazrumy untuk menunjang keberhasilan kampanye mereka.
Kata Kunci: Strategi kampanye, Dramaturgi, Wahidin Halim, Andika Hazrumy, dan Model kampanye Ostegard.


Ketersediaan

K17825198 NUR s KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5198 NUR s KPI
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
90 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5198
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya