Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Efektifitas Bimbingan Agama Islam Dalam Proses Rehabilitas pada remaja korban napza di yayasan pondok pesantren nurul jannah Kebon Kopi-Cikarang Utara Bekasi
Efektivitas Bimbingan Agama Islam Dalam Proses Rehabilitasi Pada Remaja
Korban NAPZA di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jannah Kebon Kopi
Cikarang Utara-Kab. Bekasi.
Penulis : Siti Assa’adah (1112052000007)
Pembimbing : Drs. Azwar Chatib, M. Si.
Tidak sedikit dari remaja yang mengalami masa transisi terjerumus
kedalam hal negatif dan menjadi korban penyalahgunaan NAPZA (Narkotika,
Psikotropika, dan Zat Adikitif). NAPZA meyebabkan permasalahan yang
kompleks di masyarkat. Adanya permasalahan ini baik pemerintah, orang tua, dan
bahkan pembimbing agama berperan untuk membimbing kembali remaja yang
menjadi korban NAPZA agar bisa kembali menjalankan hidup yang baik dan
meneruskan cita-citanya, serta menghilangkan beban psikologis.
Cara yang paling tepat dalam menangani remaja korban NAPZA yaitu
dengan rehabilitasi bukan menghukumnya dengan hukuman penjara. Rehabilitasi
sangatlah penting terutama rehabilitasi yang menggunakan pendekatakan
psikoreligius, yaitu dengan bimbingan agama Islam. Dengan adanya kegiatan
bimbingan agama Islam ini diharapkan dapat menimbulkan pengaruh efektif baik
rohani dan jasmani dalam proses rehabilitasi korban NAPZA. Seperti yang
dilakukan oleh Yayasan Ponpes Nurul Jannah Kebon Kopi Cikarang Utara-
Bekasi, yang mana dalam prsoes rehabilitasi ini tidak menggunakan metode
pengobatan medis melainkan pertaubatan.
Peneliti tertarik untuk mengetahui efektivitas bimbingan agama islam
dalam proses rehabilitasi pada remaja korban NAPZA. Peneliti ingin mengetahui
apa saja faktor penghambat dan faktor pendukung efektivitas bimbingan agama
Islam dalam proses rehabilitasi pada remaja korban NAPZA di Yayasan Ponpes
Nurul Jannah Kebon Kopi Cikarang Utara-Bekasi.
Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan
dokumentasi, sehingga dengan hal ini peneliti dapat mendeskripsikannya sesuai
dengan realitas yang ada. Subjek yang teliti adalah 3 orang informan dan 3 orang
residen atau santri taubat.
Dari hasil di lapangan bahwa segala bentuk kegiatan bimbingan agama
islam dalam proses rehabilitasi pada remaja korban NAPZA di Ponpes Nurul
Jannah dapat dikatakan efektif karena berdampak pada perubahan pengetahuan
dan sikap yang baik pada remaja korban NAPZA. Selanjutnya ada faktor
penghambat yang terkadang datang dari orang tua, dan psikologis yang dirasakan
korban. Faktor pendukung yaitu berupa fasilitas yang memadai, lingkungan yang
positif, pembimbing yang berpengalaman, materi yang diajarkan dll. Segala
bentuk kagiatan bimbingan agama islam yang diberikan pada remaja korban
NAPZA mempunyai pengaruh yang efektif.
Kata Kunci : Efektivitas, Bimbingan Agama Islam, Rehabilitasi, Remaja,
NAPZA.
Ketersediaan
| B342 | 5189 SIT e BPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5189 SIT e BPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Jakarta., 1439 H/2018 |
| Deskripsi Fisik |
85 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5189
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






