No image available for this title

Text

Rutinitas Media pada tayangan islamic state of Iraq And Syiria (ISIS) di perbatasan Turki-Suriah Dalam Program Net-Special Report



Febryanti Arena Kusuma Dewi
Rutinitas Media pada Tayangan ISIS di Perbatasan Turki-Suriah dalam Program NET. Special Report
ISIS terus menjadi pemberitaan di media nasional maupun internasional. Melalui berbagai media propaganda, ISIS merekrut banyak orang dari negara negara di belahan dunia. Alih alih membangun negara khilafah, ISIS justru menjajah Suriah dan menimbulkan banyak korban. Suriah menjadi negara yang berbahaya bagi reporter, karena tidak sedikit reporter yang diculik dan kehilangan nyawa ketika meliput konflik di negara tersebut. Namun, untuk memenuhi kebutuhan informasi audiensnya, NET. mengirimkan tim liputan untuk melakukan penelusuran mengenai jejak ISIS di perbatasan Turki Suriah.
Berdasarkan konteks di atas, maka tujuan skripsi ini adalah untuk menjawab pertanyaan mayor dan minor. Adapun mayornya adalah bagaimana faktor internal dan eksternal media memengaruhi rutinitas NET. Special Report? Minornya adalah apa saja faktor pada level individu pekerja media yang berpengaruh terhadap komponen-komponen pada rutinitas produksinya? Seperti apa peran organisasi pada rutinitasnya? Apa saja kontribusi dari level institusi sosial? Faktor apa saja yang memengaruhi dari level sistem sosial?
Rutinitas media terbentuk oleh tiga unsur, yaitu sumber informasi, organisasi dan audiens. Sumber informasi pada tayangan ini diperoleh dari berbagai sumber melalui riset mendalam di website dan media sosial. Unsur organisasi yang berperan sebagai gatekeeper adalah dewan direksi dan produser. Konten program NET. sangat disesuaikan dengan karakteristik millenials sebagai pangsa pasar NET.
Teori yang digunakan adalah teori hirarki media yang diungkapkan oleh Pamela J. Shoemaker & Stephen D. Reese. Teori ini menjelaskan bahwa konten media massa tidak dapat terlepas dari pengaruh faktor-faktor dalam dan luar organisasi media. Terdapat lima level yang meknjelaskan bagaimana faktor tersebut saling berkaitan dan memengaruhi, yaitu individu pekerja media, kerutinan media, organisasi media, institusi sosial, dan sistem sosial.
Pendidikan dan profesionalitas dari pekerja media memberikan pengaruh terhadap kerutinan NET. Kebijakan dari pemilik media dituangkan melalui cara dewan redaksi memberikan arahan kepada bawahannya. Level institusi sosial turut memberikan pengaruh, elemennya meliputi sumber berita, kebijakan dan kontrol pemerintah, pengiklan dan penonton, public relations dan pangsa pasar. Ideologi media, faktor ekonomi serta kultural dari level sistem sosial turut memengaruhi rutinitas memproduksi konten berita.
Faktor internal yang memiliki pengaruh paling kuat adalah pada level organisasi. Hal ini dikarenakan organisasi memiliki wewenang dalam mengarahkan rutinitas tersebut. Audiens NET. sebagai faktor eksternal media, turut memberikan pengaruh yang dominan. Rutinitas terbentuk atas hasil tarik menarik dari berbagai unsur eksternal dan internal untuk memenuhi keinginan audiens.
Kata Kunci : Hirarki pengaruh, ISIS, rutinitas media, NET., televisi.


Ketersediaan

K17895193 FEB r KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5193 FEB r KPI
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
127 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5193 FEB r KPI
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya