No image available for this title

Text

Konstruksi Aksi Damai 4 November 2016; framing aksi damai 4 november 2016 pada kompas, media indonesia, tempo, republika, dan sindo



Martini/1113051000120
KONSTRUKSI AKSI DAMAI 4 NOVEMBER 2016 ( Framing Aksi Damai 4
November 2016 pada Kompas, Media Indonesia, Tempo, Republika, dan
Sindo).
Dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh mantan Gubernur
DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) begitu mencuri perhatian
masyarakat Indonesia, bahkan tak terkecuali masyarakat dunia. Sorotan mengenai
aksi damai ini tidak hanya datang dari Media Internasional saja, tetapi juga datang
dari Media Nasional. Mereka pun memberitakannya dengan menitikberatkan pada
isu-isu yang berbeda. Contohnya seperti Koran Kompas, Media Indonesia, Tempo,
Republika, dan Sindo.
Dari penjabaran di atas, maka peneliti memunculkan pertanyaan penelitian,
Bagaimana kelima media tersebut dalam membingkai berita aksi damai 4
November edisi 5 November 2016? Bagaimana Kerangka Analisis Framing Pan
dan Kosicki dalam menilai Berita Aksi Damai 4 November edisi 5 November
2016 pada kelima media tersebut?
Penelitian ini menggunakan paradigma peneelitian konstruktivis dengan
menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis
framing Zhongdang pan dan Gerald M. Kosicki yang membingkai sebuah berita
dalam empat elemen; sintaksis, skrip, tematik, dan retoris.
Teori Konstruksi Sosial atas Realitas milik Peter L. Berger dan Thomas
Luckman menjadi teori dalam penelitian ini. Berger dan Luckman menyebutkan
bahwa realitas dibentuk oleh realitas objektif dan subjektif. Realitas objektif
terbentu dari pengalaman di luar individu dan dianggap sebagai kenyataan. Proses
penyerapan kembali ralitas objektif tersebut menghasilkan realitas yang disebut
dengan realitas subjektif. Dalam realitas subjektif, realitas tersebut menyangkut
makna, interprretasi, dan hasil relasi antara individu dengan objek.
Pada berita aksi damai 4 November 2016 lalu, koran Kompas, Media
Indonesia, Tempo, Republika, dan Sindo mengemas berita itu dengan bingkai
yang berbeda-beda. Dalam melihat peristiwa aksi 4/11, Kompas dan Media
Indonesia lebih menekankan bahwa ada aktor-aktor politik yang menunggangi
kerusuhan pasca aksi 4/11 tersebut. Kemudian Tempo lebih menonjolkan
kerusuhan yang terjadi setelah aksi itu usai. Sementara Republika melihat aksi
tersebut secara keseluruhan berjalan dengan damai, aman, dan lancar serta
bermartabat. Sedangkan Sindo lebih menekankan bahwa terdapat 3 tema besar
dalam peristiwa aksi 4/11, yaitu demo terkendali, kasus ahok ditenggat 2 minggu,
dan kutipan Presiden yang menyatakan bahwa ada aktor politik di balik kerusuhan.
Hal ini bisa dilihat bahwa Kompas, Media Indonesia, dan Tempo kontra terhadap
aksi 4/11, sementara Republika mendukung jika umat Islam melakukan aksi 4/11.
Sedangkan Sindo lebih memilih untuk netral dalam melihat peristiwa ini.
Keyword: Perbandingan, Framing, Berita, aksi damai 4/11.


Ketersediaan

K17615157 MAR k KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5157 MAR k KPI
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
190
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5157
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya