Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Komunikasi Persuasif Komunitas Sedekah Rombongan DKI di Jakarta Dalam Mengajak Masyarakat Bersedekah Melalui Program Pendampingan Pasein
ABSTRAK
Lianti Meida
Komunikasi Persuasif Komunitas Sedekah Rombongan DKI Jakarta dalam Mengajak Masyarakat Bersedekah Melalui Program Pendampingan Pasien
Persuasif yang baik merupakan suatu keharusan bagi komunitas/ organisasi sosial agar tidak hanya segelintir orang yang memiliki jiwa sosial untuk membantu sesama. Sedekah Rombongan merupakan organisasi nirlaba yang mendapatkan penghargaan dari presiden sebagai gerakan yang sangat cepat merespon kebutuhan masyarakat pada tahun 2012. Sedekah Rombongan memiliki program pendampingan pasien yang bertujuan untuk membantu dhuafa yang sakit sampai sembuh dan program ini belum ada di komunitas sosial lainnya. Berkembangnya Sedekah Rombongan sudah tentu salah satunya karena komunikasi persuasif Sedekah Rombongan dalam mengajak dan meyakinkan masyarakat untuk ikut membantu orang-orang yang membutuhkan.
Adapun penelitian ini dilakukan untuk menjawab beberapa pertanyaan yakni, bagaimana komunikasi persuasif Sedekah Rombongan DKI Jakarta dalam mengajak masyarakat bersedekah melalui program pendampingan pasien? Dan apa faktor pendukung dan faktor penghambat pendampingan pasien?
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi model De’Fleur. Teori ini merupakan perluasan dari teori yang dikemukakan Shannon & Weafer. Teori model ini menjelaskan komunikasi dengan memasukan 8 komponen di dalamnya yakni, sumber, alat pengolah informasi, saluran penerima, tujuan, gangguan, perangkat media massa, dan perangkat umpan balik. 2 perangkat terakhir merupakan perluasan dari De’Fleur.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskannya dengan kata-kata. Teknik penelitian yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara kepada beberapa pengurus Sedekah Rombongan Jakarta dan juga beberapa donatur Sedekah Rombongan.
Komunikasi persuasif merupakan cara untuk mencapai tujuan dalam menjalankan program pendampingan pasien. Tahapan komunikasi persuasif Sedekah Rombongan ada 5, yaitu: attention (perhatian), interest (ketertarikan), desire (keinginan), decision (keputusan), dan action. Teknik komunikasi persuasif yang digunakan ada 3, yaitu: integrasi, ganjaran, dan tataan. Faktor pendukung komunikasi persuasif Sedekah Rombongan yaitu, kurir pendamping, donatur, media, dan umpan balik. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu, hambatan dari penerima pesan, hambatan psikologis, dan hambatan media. Tujuan Sedekah Rombongan melakukan komunikasi persuasif adalah untuk mengajak masyarakat agar menjadikan sedekah itu sebagai “life style” dan melakukan sedekah secara rombongan agar lebih terasa ringan dalam membantu pasien dampingan.
Kata Kunci: Komunikasi Persuasif, Sedekah Rombongan, Pendampingan Pasien, Sedekah, dan Masyarakat.
Ketersediaan
| K1757 | 5107 LIA k KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (SKRIPSI) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5107 LIA k KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2017 M |
| Deskripsi Fisik |
89 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5107
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






