Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Strategi pemberdayaan remaja putus sekolah di panti sosial bina remaja (PSBR) bambu apus Jakarta Timur melalui Ketrampilan Elektro dan Montir Motor
Suryo Widodo
Strategi Pemberdayaan Remaja Putus Sekolah Di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Bambu Apus Jakarta Timur Melalui Keterampilan Elektro Dan Montir.
Dalam masyarakat masa kini pendidikan dianggap sebagai faktor dinamis nomor satu di dunia sebagai penggerak suatu negara. Bangsa apa dan dimanapun akan menjadi besar diukur dari SDM-nya, dan SDM tidak terlepas dari sektor pendidikan bangsanya. Berdasarkan hal tersebut maka pendidikan yang diberikan kepada para remaja harus ditingkatkan. Namun bukan hanya diberikan pendidikan kepada remaja tetapi harus juga diberikan asumsi – asumsi seperti halnya bahwa remaja sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki rasa bertanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan bangsa dan negara, khususnya dalam bidang pendidikan. Apabila asumsi-asumsi penerus bangsa bertanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan bangsa dan negara semakin intensif ditanamkan kepada remaja, maka bangsa ini akan lebih terjamin. Akan tetapi dalam menyiapkan remaja sebagai penerus bangsa yang tangguh dalam melanjutkan pembangunan tidaklah mudah. Banyak sekali hambatan yang berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal seperti halnya kemiskinan dan kelemahan intelektual yang dialami remaja itu sendiri. Sedangkan faktor eksternal meliputi terbatasnya akses pendidikan yang sesuai atau rendahnya kualitas pendidikan yang diselenggarakan menjadi tantangan dalam mewujudkan generasi yang tangguh dan cerdas. Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Bambu Apus Jakarta Timur adalah lembaga yang mengatasi tantangan-tantangan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai strategi pemberdayaan dalam program keterampilan elektro dan montir di PSBR Bambu Apus Jakarta Timur. Penelitian ini dijelaskan dalam metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi mendalam mengenai kegiatan keterampilan elektro dan montir motor. Kegiatan keterampilan ini sebagai salah satu strategi untuk menumbuhkembangkan kemampuan serta perilaku anak.
Strategi pemberdayaan yang dilakukan dapat melihat perubahan-perubahan anak menjadi lebih baik. Terlihat bagaimana anak menjadi lebih mandiri, produktif, disiplin, jujur, dan ulet. Dengan ada Pemungkinan membuat anak ingin berkembang. Dari ingin berkembang maka harus diberikan penguatan melalui pemberian keteerampilan untuk menunjang kemauannya. Setelah mendapatkan skill dari keterampilan maka harus diberikan perlindungan serta akses agar anak dapat mampu berkembang. Setelah semua itu terpenuhi maka diperlukan Penyokongan berupa bimbingan-bimbingan agar anak tidak salah dalam memilih jalannya sendiri.
Ketersediaan
| P370 | 5041 SUR s PMI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5041 SUR s PMI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2017 M |
| Deskripsi Fisik |
128 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5041
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






