Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pola Komunikasi Antara Pelatihan Atlet Dalam Memotivasi Semangat Berkometisi Di Perguaruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Depok
Khairun Nisaa
Pola Komunikasi antara Pelatih dan Atlet dalam Memotivasi Semangat
Berkompetisi di Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Depok
Komunikasi antara pelatih dan atlet merupakan suatu proses yang sangat
penting dan sangat berpengaruh pada proses latihan maupun dalam sebuah
pertandingan. Dalam pencapaian prestasi yang setinggi-tingginya pelatih adalah aktor
penting di balik layar. Tingkat keberhasilan dari seorang pelatih adalah jika mampu
menghantarkan atletnya meningkatkan kemampuan dan mencapai prestasi setinggitingginya.
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada
komunikan. Proses ini dapat menghasilkan feedback dari komunikan sehingga
komunikasi dapat berlangsung secara dua arah antara komunikator dan komunikan.
Komunikasi yang efektif penting untuk dipelajari karena akan sangat membantu
manusia untuk memiliki hubungan yang baik dengan manusia yang lainnya. Seperti
pada komunikasi antara pelatih dan atlet yang terjadi dalam proses latihan ataupun
dalam pertandingan, akan sangat mempengaruhi motivasi dan semangat berkompetisi
para atlet.
Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan bagaimana pola komunikasi
antara pelatih dan atlet dalam memotivasi semangat berkompetisi di perguruan silat
persaudaraan setia hati terate cabang Depok? Dan apa saja hambatan-hambatan dalam
proses komunikasi antara pelatih dan atlet?
Teori yang digunakan adalah teori pola komunikasi, oleh Joseph A. Devito
yang di kutip oleh Abdullah Masmuh dalam bukunya “Komunikasi Organisasi dalam
Perspektif Teori dan Praktek” Terdapat lima jenis pola komunikasi. Kelima pola
tersebut adalah pola rantai, pola roda, pola lingkaran, pola Y dan pola bintang.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Desktiptif Analisis dengan
pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi di
lapangan SMK Nasional Depok, wawancara kepada pelatih dan atlet silat cabang
Depok dan dokumentasi. Kemudian hasil penelitian disajikan dalam bentuk tulisan
deskriptif.
Pola komunikasi antara pelatih dan atlet menggunakan pola roda, pada saat
pertandingan pola komunikasi antara pelatih dan atlet menggunakan pola rantai. Pada
saat latihan, komunikasi antara pelatih dan atlet menggunakan pola roda, dimana
pelatih sebagai pusat informasi, dan pada saat pertandingan komunikasi antara pelatih
dan atlet menggunakan pola rantai, dimana pelatih hanya berkomunikasi dengan satu
atlet saja. Serta hambatan komunikasi yang terjadi pada pelatih dan atlet yaitu pada
factor fisik, karena ketika fisik atletnya lemah, akan mempengaruhi penyampaian
pesan dan penggunaan bahasa dalam melatih.
Kata kunci : Pola, Komunikasi, Kompetisi, Motivasi, Pelatih, Atlet
Ketersediaan
| K1751 | 5142 KHA p KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5142 KHA p KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 2017 M/1438 H |
| Deskripsi Fisik |
94 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5142
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






