Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pengaruh pembiayaan mental terhadap kepercayaan diri (self Confidence ) pada korban penyalahgunaan narkoba di lembaga pemasyarakatan kelas 11 B anak wanita Tangerang
ABSTRAK
Aprina Yanti Syam, 1112052000037, Pengaruh Pembinaan Mental Terhadap
Kepercayaan Diri Pada Korban Penyalahgunaan Narkoba Di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas II B Anak Wanita Tangerang, di bawah Bimbingan
Ir. Noor Bekti Negoro, SE, M.Si
Keberadaan Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Anak Wanita Tangerang ini
agar para narapidana mendapatkan pembinaan mental, serta dapat membentuk dan
meningkatkan rasa percaya diri setelah diberikan pembinaan tentang ajaran agama Islam
dan tahapan-tahapan tentang rasa percaya diri dalam jiwa. karena lembaga
pemasyarakatan bukan lah tempat pembuangan orang bagi pelaku kejahatan, para
narapidana masih mempunyai kesempatan untuk merubah serta mamperbaiki diri melalui
pembinaan mental yang telah diberikan, ketika suatu saat mereka dikembalikan kepada
keluarganya, mereka dapat membuktikan bahwa setelah keluar dari lembaga
pemasyarakatan mereka telah menjadi pribadi yang lebih baik.
Salah satu kegiatan yang berada di Lapas adalah pembinaan keagamaan yang
bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, menyadarkan warga binaan
akan kesalahannya agar tidak mengulangi kesalahannya kembali, dan membangun
kepercayaan diri warga binaan untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik. Zakiah
Daradjat berpendapat bahwa pembinaan mental adalah usaha atau kegiatan yang berdaya
guna dan berhasil guna pada batin seseorang. Sedangkan Menurut Hakim, percaya diri
secara sederhana dapat dikatakan sebagai suatu keyakikan sesorang terhadap segala aspek
kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membantunya merasa mampu untuk
bisa mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembinaan mental terhadap
kepercayaan diri, dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi pembinaan
mental terhadap kepercayaan diri pada korban penyalahgunaan narkoba di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas II B Anak Wanita Tangerang.
Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis
survei, untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen,
sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 warga binaan dengan menggunakan teknik
probability sampling. Analisis data menggunakan uji regresi liniear sederhana, uji regresi
liniear berganda, uji koefisien kolerasi dan determinasi, uji F-test dan Uji T-test.
Hasil penelitian ini menemukan: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan
antara variabel pembinaan mental dan variabel kepercayaan diri warga binaan di
Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Anak Wanita Tangerang , dengan F-test nilai
signifikasinya sebesar (0,000b) atau kurang dari 0,05. (2) faktor yang memperngaruhi
pembinaan mental terhadap kepercayaan diri adalah Aqidah dengan nilai Thitung > Ttabel
yaitu 5,431>1041.
Kata Kunci: Pembinaan Mental, Kepercayaan Diri, Korban Penyalahgunaan
Narkoba.
Ketersediaan
| B338 | 5140 APR p BPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5140 APR p BPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2017 M |
| Deskripsi Fisik |
120 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5140
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






