No image available for this title

Text

Analisis Personal Branding Pada Program Talkshow Santai Sore Anies-Sandi Di Studi Youtube.com



ABSTRAK
Alfian Aji
Analisis Personal Branding Pada Program Talkshow “Santai Sore Anies – Sandi”
di Situs Youtube.com
Dalam ajang pemilihan umum seperti pemilihan Kepala Daerah maupun
pemilihan Presiden adalah penting untuk membentuk citra dan menguatkan
Personal Brand agar kandidat mudah dikenal dan mempunyai tempat khusus
dalam benak khalayak. Personal Brand adalah persepsi yang kuat dan jelas yang
ada di benak orang lain berkaitan dengan kekuatan, keahlian, dan keunikan yang
membedakan seseorang dengan orang atau kandidat lain. Anies Baswedan dan
Sandiaga Uno menjadi sepasang calon Gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Keduanya membuat sebuah acara talkhsow “Santai Sore Anies – Sandi” selama
masa kampanye sebagai usaha membentuk personal brand. Talkshow ini dinilai
menjadi salah satu tonggak kesuksesan Anies – Sandi terpilih menjadi sepasang
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka pertanyaannya adalah bagaimana
Anies dan Sandi membentuk personal brand keduanya melalui program talkshow
“Santai Sore Anies - Sandi” ditinjau dengan teori 8 konsep membentuk personal
branding Peter Montoya? Apa elemen-elemen brand yang coba dikuatkan Anies
Baswedan dan Sandiaga Uno lewat program talkshow “Santai Sore Anies –
Sandi”?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis
deskriptif. Sebanyak 4 episode talkshow ini akan diamati, dikelompokkan, dan
dianalisis dalam 8 konsep yang ada pada teori Peter Montoya. Dengan demikian,
akan diketahui apa saja yang ditampilkan dalam video talkhsow ini sebagai usaha
membentuk personal brand Anies dan Sandi.
Hasil penelitiannya adalah Anies dan Sandi menampilkan Spesialisasi,
yaitu tentang Anies yang identik dengan dunia pendidikan dan Sandi dengan
dunia kewirausahaan. Kepemimpinan, yaitu keduanya memiliki jiwa
kepemimpinan terbukti dari kesuksesan di bidangya masing-masing. Kepribadian,
yaitu dalam keluarga maupun kehidupan sosial keduanya punya kekurangan dan
bukan sosok yang sempurna. Perbedaan, yaitu konsep talkshow yang digunakan,
karakteristik, sifat, dan sikap keduanya menjadi hal yang berbeda dari
kompetitornya. Terlihat, hampir di setiap episode Anies dan Sandi tampil
humoris, bersahaja, dan humanis. Logo, slogan, gambar, dan warna khas juga
selalu ada di semua episode talkshow ini. Kesatuan, yaitu ketika Mutiara
menjelaskan sosok ayahnya lalu Anies pun membenarkan pernyataan anaknya.
Keteguhan, tidak ditemukan. Nama Baik, Raffi Ahmad, Nagita, Ibu Nasah, dan
Ibu Ferry Farhati Ganis menyampaikan penilaian positifnya tentang pribadi Anies
dan Sandi dalam talkshow ini. Nama, logo, karakter, slogan, dan pengemasan
adalah elemen brand yang dikuatkan Anies – Sandi dalam talkshow ini.
Dari 8 konsep membentuk personal branding Peter Montoya, Anies dan
Sandi membentuk personal brand melalui video talkshow “Santai Sore Anies –
Sandi” ada 7 konsep yang dapat dianalisis. Di antaranya tentang Spesialisasi,
Kepemimpinan, Kepribadian, Perbedaan, Terlihat, Kesatuan, dan Nama Baik.


Ketersediaan

K17485122 ALF a KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5122 ALF a KPI
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
101 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5122
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya