No image available for this title

Text

Respon Pengurus Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerakan ) Terhadap Kredibilitas Program Berita Versi Bahasa Isyarat Di TVRI Dan ANTV



Media massa sebagai penyalur informasi terus mengalami perkembangan dan
menuntut manusia untuk mencari informasi yang memiliki kredibilitas tinggi untuk
memenuhi kebutuhan informasi. Namun, kemudahan dalam memenuhi kebutuhan
informasi belum sepenuhnya dirasakan bagi penyandang tuna rungu yang memiliki
keterbatasan dalam pendengaran. Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan Andalas
Televisi (ANTV) menanggapi hal ini dengan memberi fasilitas penggunaan bahasa
isyarat di salah satu program berita mereka, yaitu Indonesia Malam dan Topik Pagi.
Dalam memenuhi kebutuhan informasi yang kredibel untuk khalayak tuna rungu, peneliti
melakukan penelitian tingkat respon kredibilitas pada masing-masing stasiun televisi
melalui program berita Indonesia Malam di TVRI dan Topik Pagi di ANTV.
Berdasarkan konteks di atas, timbul beberapa pertanyaan, yaitu: Bagaimana respon
kredibilitas penyandang tuna rungu Perkumpulan Gerkatin terhadap program berita
bahasa isyarat di TVRI dan ANTV? Apakah ada perbedaan respon kredibilitas yang
signifikan terhadap menonton program berita bahasa isyarat di TVRI dan ANTV?
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stimulus-Organism-Repons (SO-
R) yang mengasumsikan bahwa media massa menjadi stimulus khalayak dari pesan
yang disajikan, kemudian stimulus tersebut menghasilkan rangsangan berupa efek
langsung dari pesan yang sudah diterima, akhirnya efek tersebut mempengaruhi khalayak.
Efek langsung yang diterima disebut dengan respon kognitif, afektif dan konatif.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksploratif yang bertujuan
untuk memberikan sedikit definisi atau penjelasan mengenai konsep kredibilitas terhadap
program berita versi bahasa isyarat di TVRI dan ANTV. Sampel penelitian ini adalah
pengurus organisasi Gerkatin dengan jumlah 20 orang dan dilakukan dengan purposive.
Data hasil kuesioner kemudian diolah dengan statistik yaitu mencari mean, standar
deviasi, dan compare means. Untuk mengidentifikasi respon khalayak tuna rungu penulis
menggunakan konsep kredibilitas Flanangin dan Metzger (2000) yaitu sumber yang dapat
dipercaya, keakuratan berita, kepercayaan terhadap media, pemberitaan yang seimbang
dan kelengkapan fitur berita.
Hasil penelitian disimpulkan bahwa pada uji means diketahui kredibilitas yang
meraih rangking pertama sampai rangking kelima ialah dimensi kredibilitas yang sama.
Dengan urutan: believability, accuracy, trustworthiness, completeness, un-bias.
Sedangkan untuk menjawab hipotesis ternyata tidak terdapat perbedaan respon
kredibilitas yang signifikan antara Indonesia Malam dan Topik Pagi.
Kata Kunci: Berita, Respon, Tuna rungu, Bahasa Isyarat, Kredibilitas


Ketersediaan

J5575086 RUS r JURNPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5086 RUS r JURN
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
99 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5086
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya