No image available for this title

Text

Representasi Pemimpin Non Muslim Dalam Media Online:analisis wacana kritis pemberitaan basuki thahja purnama di kompas.com dan republika online



Een Irianti
REPRESENTASI PEMIMPIN NON MUSLIM DALAM MEDIA ONLINE
(Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Basuki Thahja Purnama di
Kompas.com dan Republika Online)
Kemunculan figur Basuki Thahja Purnama atau yang akrab dipanggil
Ahok tidak hanya menjadi perhatian publik. Berbagai kontroversi baik latar
belakang agama, pernyataan dan kebijakannya memicu berbagai reaksi publik,
ada yang mendukung namun tidak sedikit pula yang menolak. Ahok juga menjadi
news maker bagi media. Oleh kerena itu, media memiliki peran bagaimana
mengadirkan figur kepemimpinan Ahok dalam wacana pemberitaan yang
tentunya tidak bisa terlepas dari berbagai kepentingan yang menjadi agenda dan
strategi masing-masing media.
Republika Online misalnya dikenal sebagai media yang mewakili
kepentingan umat muslim begitupun Kompas.com yang diidentifikasi sebagai
situs berita nasional yang cenderung berpihak pada kelompok elit. Tentu kedua
media memiliki frame tersendiri dalam mengonstruksi figur Ahok dalam wacana
pemberitaan.
Untuk mengetahui faktor apa saja yang memiliki pengaruh bagi media
dalam merepesentasikan Ahok, maka timbul beberapa pertanyaan yaitu: Faktor
apa saja yang memiliki kontribusi dalam merepresentasikan Ahok sebagai
pemimpin non muslim di Kompas.com dan Republika Online? Bagaimana mode
wacana dalam teks pemberitaan yang digunakan Kompas.com dan Republika
Online dalam merepresetasikan Ahok sebagai pemimpin non muslim? Bagaimana
medan wacana yang ditampilkan Kompas.com dan Republika Online dalam
pemberitaan yang merepresentasikan Ahok sebagai pemimpin non muslim?
Bagaimana pelibat wacana dihubungkan dalam pemberitaan Kompas.com dan
Republika Online dalam merepresentsikan Ahok sebagai pemimpin non muslim?
Dalam menganalisis permasalahan di atas, penulis menggunakan teori
hirarki pengaruh media massa karena dalam proses produksi berita media
dipengaruhi oleh berbagai aspek baik internal maupun eksternal dan pendekatan
analisis wacana kritis milik Halliday. Penulis mencoba membongkar strategi
dibalik wacana yang dihadirkan media karena dalam pandangan analisis wacana
kritis teks bukan hanya sekedar tulisan tetapi merupakan sebuah bentuk
representasi dari tindakan, kekuasaan dan ideologi.
Melalui wawancara dan studi kepustakaan yang peneliti lakukan, bahwa
faktor ideologi masih memiliki kontribusi yang besar bagi Kompas.com dan
Republika Online dalam merepresentasikan Ahok dan terlihat bagaimana kedua
media tersebut memiliki strategi yang berbeda. Kompas.com terlihat lebih
konsisten terhadap ideologinya dengan menunjukkan dukungan terhadap Ahok
melalui strategi yang dimainkan baik dari segi mode, pelibat dan medan wacana
sedangkan Republika Online berusaha merepresentasikan figur Ahok secara utuh.
Kata Kunci : Ahok, Representasi, Wacana, RepublikaOnline, Kompas.com.


Ketersediaan

T007008 EEN r TESISPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (TESIS)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
008 EEN r TESIS
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
147 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
008
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya