No image available for this title

Text

Strategi Relasi Media Dalam Manajemen Krisis Dualisme Kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan



Judul : Strategi Relasi Media dalam Manajemen Krisis Dualisme Kepemimpinan Partai
Persatuan Pembangunan
Konflik kepengurusan dalam pengesahan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah
terjadi sejak akhir tahun 2014. Konflik ini menempatkan kubu Romahurmuziy dan Djan
Faridz dalam manajemen krisis tidak hanya soal pengesahan siapa yang sah dalam struktur
kepemimpinan saja, melainkan juga terkait citra partai di mata khalayak maupun konstituen.
Di tengah konflik dualisme kepemimpinan tersebut kedua kubu juga melakukan strategi
relasi media untuk menjalankan agenda publik sehingga mendapatkan liputan media.
Dalam Penelitian ini difokuskan pada relasi media dalam manajemen krisis partai
Islam, yakni studi kasus dualisme kepemimpinan. Adapun masalah penelitian ini adalah 1)
Bagaimana strategi penguatan (reinforcement strategy) terkait relasi media dalam manajemen
krisis dualisme kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan 2014? 2) Bagaimana strategi
rasionalisasi (rationalization strategy) terkait relasi media dalam manajemen krisis dualisme
kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan 2014? 3) Bagaimana strategi bujukan
(inducement strategy) terkait relasi media dalam manajemen krisis dualisme kepemimpinan
Partai Persatuan Pembangunan 2014? Dan 4)Bagaimana strategi konfirmasi (comfirmation
strategy) terkait relasi media dalam manajemen krisis dualisme kepemimpinan Partai
Persatuan Pembangunan 2014?
Teori yang digunakan adalah Teori Agenda Setting yang menyatakan bahwa media
massa berlaku merupakan pusat penentuan kebenaran dengan kemampuan media massa
untuk mentransfer dua elemen yaitu kesadaran dan informasi ke dalam agenda publik dengan
mengarahkan kesadaran publik serta perhatiannya kepada isu-isu yang dianggap penting oleh
media massa. Juga, teori strategi relasi media, setidaknya peneliti memakai konsep dalam
komunikasi politik lebih tepatnya dalam positioning sebuah partai politik yang dipopulerkan
oleh Newman dan Shet, yakni strategi penguatan (reinforcement strategy), strategi
rasionalisasi (rationalization strategy), strategi bujukan (inducement strategy), maupun
strategi konfirmasi (comfirmation strategy)
Penelitian ini menggunakan teknik atau jenis penelitian studi kasus yang merupakan
penelitian dengan teknik analisis data untuk melihat bagaimana sebuah kasus itu terjadi dan
juga kasus tersebut disarikan menjadi sebuah perspektif tersendiri menurut peneliti
Hasil penelitian menunjukkan strategi relasi media dalam manajemen krisis menjadi
sebuah upaya yang harus dimiliki partai politik dalam menyelesaikan setiap masalah. Strategi
tersebut terkait dengan bagaimana cara membangun pesan-pesan persuasif agar citra partai
yang diharapkan sampai kepada konstituen atau khalayak melalui media. Selain dari peforma
komunikasi terkait kinerja atau tokoh politik yang ada di dalam tubuh partai, penggunaan
relasi media juga menjadi penting tidak sekadar sebagai saluran media, melainkan juga
menjadi salah satu faktor untuk penyebaran informasi sampai pada propaganda kepada
khalayak yang lebih luas.
Kata Kunci : Relasi media, partai politik, peforma komunikasi, agenda setting


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
R002 ISK s TESIS
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
144 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
002
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya