Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Analisis Strategi Coping Oleh Remaja Korban Perundungan (Rbullying):studi kasus di jakarta selatan
Ketika individu dihadapkan pada sebuah kondisi yang menekan karena
adanya suatu permasalahan, maka individu akan berusaha untuk mengurangi atau
meghilangkan perasaan stres yang dialaminya tersebut dengan melakukan strategi
coping. Hal ini juga yang dilakukan oleh remaja yang menjadi korban bullying.
Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu bagaimana strategi coping
yang diakukan oleh remaja yang pernah mengalami tindakan perundungan (bullying).
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan serangkaian
observasi, wawancara dan dokumentasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi coping yang
dilakukan oleh remaja korban perundungan. Pada dasarnya, strategi coping
merupakan respon individu dalam mengatasi masalah, respon tersebut sesuai dengan
apa yang dirasakan dan dipikirkan untuk mengontrol atau mengurangi efek negatif
dari situasi yang dihadapi. sedangkan korban perundungan adalah seseorang yang
secara berulang kali mendapatkan perlakuan negatif yang dilakukan oleh satu
maupun beberapa orang.
Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa reaksi setiap
orang akan berbeda dalam menghadapi tekanan. dengan demikian, strategi coping
yang dilakukan pun akan berbeda pada setiap individu, tergantung pada bagaimana
individu itu memandang permasalahan atau peristiwa yang sedang mereka hadapi.
Adapun strategi coping yang dilakukan oleh ke tiga informan antara lain: (1) Strategi
coping yang digunakan oleh informan BDH adalah tidak bertindak secara langsung
menghadapi pelaku, memiliki kontrol diri dan dukungan sosial yang baik, dan dapat
mengambil hal positif dari masalahnya. (2) Strategi coping yang dilakukan oleh
informan LF adalah dengan menghadapi para pelaku, informan mendapatkan
dukungan sosial dari teman-temannya, lalu memblokir sosial media yang
berhubungan dengan pelaku, melakukan escaping, dan menjadi lebih selektif dalam
memilih pertemanan. (3) Strategi coping yang dilakukan oleh informan AMR adalah
dengan cara informan melakukan perlawanan kepada para pelaku bullying, seeking
social support dari teman-temannya, memandang masalah dengan positif bahwa
sebagai korban bullying bukan berarti informan harus melakukan hal itu lagi kepada
adik kelasnya kelak, dan informan melakukan escaping dengan cara banyak bermain
dan merokok bersama teman-temnnya.
Key words : bullying, coping, remaja
Ketersediaan
| J552 | 5065 RAT a KESSOS | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5065 RAT a KESSOS
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
102 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5065
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






