Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Semiotika Korupsi Dalam Lirik Lagu Rekening Gendut Karya Iwan Fals
Korupsi merupakan salah satu tindakan yang keji untuk dilakukan, namun
tindakan ini sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang
berpengaruh seperti pejabat negara, birokrat, PNS, dan perdana menteri. Tindakan
tersebut sangat merugikan negara dan rakyat, hal ini dikarenakan uang yang
seharusnya digunakan untuk keperluan negara atau rakyat malah digunakan untuk
kepentingan diri sendiri. Berbagai cara digunakan rakyat untuk menyampaikan
aspirasi kepada pemerintah, salah satunya menggunakan media musik. Musik
merupakan salah satu media yang efektif untuk digunakan, karena aspirasi yang
disampaikan lewat lirik lagu dapat didengar oleh siapapun, kapanpun dan
dimanapun selain itu juga tidak menimbulkan kerusuhan. Salah satu musisi yang
menyampaikan aspirasinya lewat musik yakni Iwan Fals, lewat lirik lagu ia
menyampaikan kritik sosial yang dijadikan sebagai alat untuk memperjuangkan hak
rakyat.
Lagu Rekening Gendut karya Iwan Fals, merupakan lagu yang
menggambarkan tindak pidana korupsi yang terjadi di kalangan orang-orang
berpengaruh. Dalam lirik lagu ini, Iwan Fals menyampaikan aspirasinya
menggunakan bahasa kiasan dan peribahasa untuk menggambarkan tindak pidana
korupsi. Sehingga dalam penelitian ini menggunakan kajian semiotika Roland
Barthes untuk mengetahui makna yang ada dalam lirik lagu Rekening Gendut.
Kemudian dalam penelitian ini merumuskan pertanyaan sebagai berikut,
bagaimana makna korupsi yang ada dalam lirik lagu Rekening Gendut?.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis semiotika
Roland Barthes, yang menggunakan signifikansi dua tahap untuk mencari makna
yaitu denotasi dan konotasi. Barthes menyebut signifikansi tahap pertama dengan
sebutan denotasi, yakni makna yang paling nyata dalam lirik lagu Rekening Gendut.
Kemudian dalam signifikansi tahap kedua, Barthes menggunakan istilah konotasi
sebagai tempat ideologi yang berhubungan dengan mitos.
Setelah mengetahui makna yang terkandung dalam lirik lagu Rekening
Gendut, maka kesimpulannya adalah lirik lagu Rekening gendut menggambarkan
pelaku tindak pidana korupsi dalam hal ini yakni orang-orang yang berpengaruh di
negeri ini. Dalam lagu tersebut dijelaskan bahwa tindak pidana korupsi sudah
menjadi hal yang biasa dilakukan oleh para PNS, pejabat, birokrat dan perdana
menteri. Tindak pidana ini terjadi dikarenakan gaya hidup yang mewah dan sifat
yang serakah.
Kata kunci: Lirik Lagu Rekening Gendut, Korupsi, Semiotika Roland Barthes.
Ketersediaan
| J551 | 5063 DIN s JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5063 DIN s
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2017 M |
| Deskripsi Fisik |
91 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5063
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






