Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Komunikasi Antarpbudaya Dalam proses Akulturasi Budaya :studi kasus pada mahasiswa afrika gambia universitas islam negeri syarif hidayatullah jakarta
Akulturasi pada dasarnya mengacu proses di mana kultur seorang
dimodifikasi melalui kontak atau pemaparan langsung dengan kultur lain. Melihat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki mahasiswa yang berasal dari berbagai
macam budaya dan berbagai macam Negara sehingga proses akulturasi ini bisa saja terjadi pada mahasiswa asing salah satunya pada mahasiswa Gambia. Namun,
disisi lain dengan adanya mahasiswa-mahasiswa dari budaya yang berlainan, ketika mereka melakukan komunikasi bisa saja menimbulkan berbagai macam kesulitan.
Berdasarkan konteks di atas, maka tujuan tulisan ini adalah untuk
menjawab pertanyaan mayor dan minor. Adapun mayornya adalah bagaimana
komunikasi antarbudaya dalam proses akulturasi budaya (Studi Kasus pada
Mahasiswa Afrika (Gambia) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)? Kemudian
minornya adalah apa bentuk akulturasi dalam komunikasi intrapersonal yang terjadi pada Mahasiswa Gambia? Sejauh mana akulturasi dalam komunikasi sosial yang terjadi pada Mahasiswa Gambia? Seperti apa akulturasi dalam komunikasi lingkungan (environmental) yang terjadi pada Mahasiswa Gambia? Dari hasil pengamatan peneliti di lapangan dan wawancara dengan
beberapa mahasiswa Gambia dan mahasiswa Indonesia, peneliti dapat
menemukan bahwa adanya proses komunikasi antarbudaya dalam proses
akulturasi yang terjadi pada mahasiswa Gambia di UIN Jakarta yaitu adalah komunikasi intrapersona, komunikasi sosial, dan lingkungan komunikasi dengan
memasukkan nilai-nilai Islam di dalamnya. Teori yang digunakan adalah Akulturasi. Proses akulturasi akan terjadi ketika seseorang yang bersosialisasi dengan budaya baru dan asing. Pendatang mulai secara perlahan mendeteksi adanya kesamaan dan perbedaan di lingkungan
pribumi. Sehingga mereka mulai berkenalan sekaligus mengadopsi beberapa norma atau nilai dari lingkungan pribumi atau si tuan rumah (William B. Gudykunst dan Young Yun Kim, 2003: 359).
Komunikasi intrapersonal yang terjadi pada mahasiswa Gambia yaitu
ketika para mahasiswa Gambia mulai menyukai makanan-makanan Indonesia.
Komunikasi antarpersona yang terjadi antara mahasiswa Gambia dengan mahasiswa Indonesia sulit untuk dilepaskan karena semua mahasiswa diharuskan
untuk bersosialisasi dengan mahasiswa lainnya, meskipun ada banyak kendala salah satunya mengenai bahasa. Selanjutnya, komunikasi lingkungan terjadi saat mahasiswa Gambia mencoba berbaur dengan lingkungan baru seperti lebih sering berkumpul bersama mahasiswa Indonesia. Maka dapat disimpulkan bahwa semua proses akulturasi khususnya dalam komunikasi intrapersonal, sosial dan environmental terjadi pada mahasiswa. Oleh
karena itu, mahasiswa Gambia diharapkan dapat mengatasi berbagai hambatan dalam berkomunikasi dengan mahasiswa Indonesia yang terjadi selama mereka
berkuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kata kunci : Akulturasi, Gambia, Indonesia, komunikasi, mahasiswa.
Ketersediaan
| K1733 | 4945 VIC k KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4945 VIC k KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
104 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4945
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






