Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Bentuk-Bentuk Komunikasi Para Pengrajin Batik-tulis dalam melestarikan batik Mega Mendung Di Pusat Batik Trusmi Cirebon
Batik Mega Mendung merupakan salah satu motif Batik yang dimiliki kota
Cirebon, dalam pembuatan Batik menjelaskan bagaimana para pengrajin dituntut
kepandaian, ketelitian dan kepekaan tangan. Komunikasi adalah jembatan
seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari, komunikasi itu sangatlah penting
bagi para pengrajin Batik tulis dalam kegiatan pembuatan Batik tulis Mega
Mendung sebagai ujung tombak pelestariannya. Namun dari karya Batik yang
dihasilkan belum mencapai kesejahteraan untuk para pengrajin. Diperlukan pola
dan metode dalam penyampaian komunikasi yang tepat sebagai penyokong
kebutuhan penyampaian pesan oleh sesama pengrajin. Melalui komunikasi yang
efektif, sesama pengrajin dapat saling memberikan informasi dan gagasannya
untuk terus menjaga kelestarian Batik tulis Mega Mendung Trusmi Cirebon.
Dari paparan diatas tersebut ditemukan rumusan masalah: bagaimana
Bentuk-Bentuk komunikasi para pengrajin batik tulis mega mendung di pusat
batik Trusmi? Lalu, Bagaimana Pola Komunikasi para pengrajin Batik tulis
Trusmi dalam melestarikan Batik Mega Mendung di pusat Batik Trusmi Cirebon?
Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analisis. Sedangkan,
metode yang dipergunkan adalah kualitatif, yang mendeskripsikan bagaimana
pola komunikasi antara para pengrajin Batik tulis dalam melestarikan Batik tulis
Mega Mendung di Trusmi. Penelitian ini menggunakan data seperti observasi,
wawancara, dan dokumentasi.
Teori yang digunakan adalah Pola Komunikasi. Menurut H. A.W. Widjaja
dalam bukunya ilmu komunikasi pengantar studi, mengemukakan tentang Pola
Komunikasi Bintang semua anggota berkomunikasi dengan anggota, komunikasi
ini memiliki timbal balik dari semua lawan bicara.
Dalam pelastarian Batik tulis Mega Mendung para pengrajin menggunakan
Pola Komunikasi Bintang dan Komunikasi Antar Pribadi, ini terjadi ketika sesama
pengrajin saling memberikan pendapat, ide, dan gagasan satu sama lain dalam
kegiatan membatik. Pola komunikasi roda terjadi dikarenakan, pemilik usaha
pengrajin Batik yang juga pengrajin merupakan orang yang sentral dalam
memberikan informasi kepada pembatik, yaitu sebagai residen. Penerapan pola
bintang dalam melestarikan Batik menimbulkan proses komuniakasi dua tahap
yang pada akhirnya timbul kominikasi antarpribadi dalam proses komunikasinya.
Ketersediaan
| K1732 | 4944 ASE b KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4944 ASE b KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
88 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4944
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






