Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Ketrampilan Sentra Kriya Oleh Rumah Pintar Atsiri Kecamatan BojongGede Kabupaten Bogor
Pemberdayaan masyarakat dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif
masyarakat yang difasilitasi dengan adanya pelaku pemberdayaan. Program
Keterampilan sentra kriya merupakan program pemberdayaan masyarakat yang
dilakukan oleh Rumah Pintar Atsiri. Program ini dibuat dalam rangka mengurangi
dan mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat. Rumah Pintar Atsiri adalah
salah satu lembaga yang berperan dalam menaungi masyarakat yang lemah
kemudian diberikan pelatihan dan pendidikan sehingga mampu diberdayakan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan proses pemberdayaan
masyarakat melalui program keterampilan sentra kriya oleh Rumah Pintar Atsiri
Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu observasi,
wawancara dan dokumentasi. Peneliti mengumpulkan data secara mendalam agar
segala tujuan dalam penelitian ini dapat terjawab. Pada penelitian ini peneliti
menggunakan teori tahapan pemberdayaan menurut Isbandi Rukminto Adi, bahwa
ada tujuh tahapan yang tediri atas: Tahapan Persiapan, Tahapan Pengkajian,
Tahapan Perencanaan Alternatif Program, Tahapan Pemformulasian Rencana
Aksi, Tahapan Pelaksanaan Program, Tahapan Evaluasi dan Tahapan Terminasi.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui
program keterampilan sentra kriya oleh Rumah Pintar Atsiri sudah melalui
tahapan pemberdayaan. Tahapan persiapan dimulai dari persiapan petugas yang
ditunjuk oleh Rumah Pintar Atsiri untuk menjadi petugas pelaksana dan persiapan
lapangan yang menjadi sasaran penerima program adalah Desa Ragajaya.
Tahapan pengkajian dengan mengkaji permasalahan yang ada di masyarakat.
Tahapan perencanaan alternatif program, dimana pada tahap ini petugas
memberikan alternatif program seperti berbagai macam keterampilan sentra kriya.
Tahap pemformulasian rencana aksi pada tahapan ini program yang dilakukan
adalah program kue kering dengan segala jenis kue kering dan minuman jamu
dalam hal ini kunyit asam. serta merumuskan tujuan jangka pendek maupun
jangka panjang. Tahapan pelaksanaan dimana pelaksanaannya memiliki hambatan
pada penerima program terkait masalah waktu dan modal. Tahap evaluasi ini
merupakan evaluasi proses dengan memperhatikan perubahan keselurahan
dampak dari program yang telah dilakukan dari tahap persiapan sampai
pelaksanaan dan untuk tahap terminasi, Rumah Pintar Atsiri melihat penerima
program belum dapat dilepas dalam menjalankan program keterampilan sentra
kriya dan masih perlu dibina serta dibimbing. Penelitian ini dapat menjadi
rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dalam bidang pengembangan dan
pemberdayaan masyarakat.
Ketersediaan
| P366 | 5020 DWI p PMI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5020 DWI p MPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2017 M |
| Deskripsi Fisik |
92 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5020
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






