No image available for this title

Text

Advokasi Sosial Terhadap Anak Korban Kekerasan Fisik :kasus di lembaga Bantuan Hukum Jakarta Dan Yayasan Pulih



Banyaknya kasus kekerasan yang menimpa anak dan lemahnya penegak
hukum oleh aparat penegak hukum yang menyebabkan banyak kasus kekerasan
fisik tidak mendapat keadilan yang seharusnya. Dalam masing-masing proses
untuk mencapai keadilan yang diharapkan oleh anak yang menjadi korban
kekerasan fisik diperlukan adanya pendampingan. Advokasi sosial merupakan hal
penting yang harus dilakukan oleh pihak yang bersangkutan dalam mendampingi
anak korban kekerasan fisik. Advokasi sosial dalam penelitian ini melibatkan dua
lembaga yaitu Lembaga Bantuan Hukum Jakarta dan Yayasan Pulih. Sebab, selain
membutuhkan bantuan hukum, korban juga membutuhkan layanan-layanan
lainnya, seperti layanan psikologis. Hal itu berguna untuk pemulihan rasa trauma
bagi korban yang mengalami dampak kekerasan secara langsung dan tidak
langsung.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses advokasi sosial yang
dilakukan LBH Jakarta dan Yayasan Pulih dalam kasus kekerasan fisik terhadap
anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu
peneliti mengumpulkan informasi-informasi menjadi suatu kesamaan dengan cara
mengumpulkan data, menyusun, mengklarifikasi dan menganalisa. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian lapangan dengan
melakukan wawancara. Selain itu, peneliti juga melakukan penelitian kepustakaan
yakni memperoleh data ilmiah dan akurat yang bersumber pada buku-buku,
dokumen, dan rujukan lain yang berkaitan dengan pokok pembahasan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa advokasi yang dilakukan LBH
Jakarta dan Yayasan Pulih merupakan suatu bentuk pendampingan dalam
memberikan layanan terbaik bagi anak korban kekerasan. Adapun proses advokasi
yang dilakukan oleh LBH Jakarta dan Yayasan Pulih, antara lain: mencari akar
permasalahan, melakukan analisis dan mengkaji kasus, membangun opini publik,
membangun jaringan dan koalisi, tindakan kebijakan, dan penilaian. Dalam proses
advokasi, LBH Jakarta dan Yayasan Pulih fokus kepada advokasi klien yang
dimana tujuannya adalan untuk membantu klien dalam memenangkan dan
memperoleh kembali hak-haknya. Hasil advokasi ini menunjukkan bahwa LBH
Jakarta dan Yayasan Pulih berhasil memenangkan kasus tersebut selama
menjalani proses hukum dengan hasil putusan bahwa oknum TNI mendapatkan
hukuman 8 bulan penjara dan korban bisa kembali bersosialisasi dengan
lingkungan sekitarnya.
Kata Kunci : Advokasi sosial, Anak korban kekerasan fisik, LBH Jakarta,
Yayasan Pulih


Ketersediaan

J5465019 LIS a KESSOSPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5019 LIS a KESSOS
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
100 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5019
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya