Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pemberdayaan masyarakat Berbasis Ekonomi Di kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Pekan Baru:studi kasus pemberdayaan perajin tenun songket khas melayu winda
UMKM memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi. Dengan adanya keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kelurahan Maharatu, ternyata UMKM tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan serta dapat meningkatkan keberdayaan ekonomi masyarakat. Usaha Tenun Songket Khas Melayu Winda yang terletak di Kelurahan Maharatu Kecamatan, Marpoyan Damai, Pekanbaru, yang bergerak dibidang pembuatan kain tenun songket melayu dikatagorikan cukup mampu meningkatkan keberdayaan ekonomi pada individu ataupun keluarga pengrajin melalui kontribusinya terhadap UMKM tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberdayaan yang dilakukan oleh Tenun Songket Khas Melayu Winda, mengetahui faktor penghambat serta pendukung yang didapat oleh Tenun Songket Khas Melayu Winda dalam proses pemberdayaan, serta untuk mengetahui hasil yang diperoleh oleh pengrajin tenun serta masyarakat sekitar dari pemberdayaan yang dilakukan oleh usaha Tenun Songket Khas Melayu Winda di Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Dengan perumusan masalah (1) bagaimanakah proses pemberdayaan yang dilakukan oleh Usaha Tenun Songket Khas Melayu Winda terhadap pengrajin tenun? (2) apa factor yang menjadikan penghambat serta pendukung dalam pemberdayaan yang dilakukan oleh Usaha Tenun Songket Khas Melayu Winda? Serta (3) apa hasil yang diperoleh oleh pengrajin tenun dari Usaha Tenun Songket Khas Melayu Winda?.
Metodologi yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan analisis deskriptif yang didapatkan dari data-data yang telah berhasil diolah secara sistematis baik berupa kata-kata, tertulis atau lisan dari orang yang dapat diamati. Subyek penelitian ini adalah pelaku dari Usaha Tenun Songket Khas Melayu Winda.
Hasil studi menemukan bahwa proses pemberdayaan yang dilakukan oleh Usaha Tenun Songket Khas Melayu Winda yang berfokus pada pemberdayaan perempuan terlihat bahwa enabling (pemungkinan), empower (penguatan), dan supporting (penyokong) dapat meningkatkan kualitas para pengrajin dari segi pelatihan, pengetahuan, motivasi dan cukup mampu meningkatkan keberdayaan ekonomi pada individu ataupun keluarga pengrajin tenun. Selain itu faktor yang menjadi penghambat dalam pemberdayaan yang dilakukan oleh Usaha Tenun Songket Khas Melayu Winda berasal dari bahan baku. Key Word: Pemberdayaan, Pengarjin Tenun Songket, UMKM
Ketersediaan
| P364 | 5016 NUR s PMI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5016 NUR s PMI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1439 H/2017 M |
| Deskripsi Fisik |
99 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5016
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






