No image available for this title

Text

Analisis Naratif Karakter Kepemimpinan Rizieq Syihab Pada Laporan Utama Majalah Tempo Edisi 2-8 Januari 2017 Dan 23-29 Januari 2017



Laporan utama majalah Tempo edisi 2-8 Januari 2017 mengulas kegaduhan
yang terjadi di media sosial. Pada berita itu disebutkan pemimpin ormas besar FPI,
Rizieq Syihab, sebagai salah satu tokoh yang ikut menggelanggang dalam kegaduhan
tersebut. Begitu juga pada laporan utamanya pada edisi 23-29 Januari 2017. Tempo
menarasikan sejumlah berita mengenai tokoh pemimpin FPI tersebut. Pada dasarnya
Tempo juga merupakan media yang mengkonstruksikan peristiwa menjadi apa yang
baik dan tidak baik.
Rizieq Syihab pada kedua laporan utama tersebut menjadi salah satu tokoh
yang dinarasikan. Seorang tokoh pada suatu narasi memiliki karakter yang
dikonstruksi oleh narator. Rizieq Syihab sebagai seorang pemimpin ormas memiliki
karakter yang digambarkan dalam narasi laporan utama tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahamui bagaimana narasi disusun oleh
jurnalis dalam penggambaran karakter kepemimpinan Rizieq pada laporan utama
mengenai Rizieq Syihab pada majalah Tempo edisi 2-8 dan 23-29 Januari 2017
melalui analisis naratif. Menggunakan analisis naratif berarti menempatkan teks
sebagai sebuah cerita yang bukan hanya menggambarkan isi, tetapi juga memiliki
karakter-karakter yang memudahkan narator dalam mengungkapkan gagasannya.
Temuan dalam penelitian ini membedah fungsi karakter pada narasi seperti
yang dikembangkan oleh Vladimir Propp dan oposisi biner yang muncul dalam narasi
seperti apa yang dikembangkan oleh Claude Levi-Strauss. Fungsi karakter dan
oposisi biner pada teks media tersebut akan memperlihatkan bagaimana karakter
Rizieq sebagai seorang pemimpin.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan pada keseluruhan 4 narasi berita pada
laporan utama majalah Tempo, karakter dan oposisi dalam empat narasi tersebut
konsisten menggambarkan Rizieq Syihab dan FPI di pihak yang negatif atau
berkarakter yang jahat dan antagonis. Rizieq dan massa FPI digambarkan memiliki
karakter yang jahat kepada pemerintah dan orang-orang yang tidak satu tujuan
dengan mereka. Rizieq digambarkan oleh jurnalis sebagai pemimpin yang diplomatik
dan agitator. Dengan kemampuan retorikanya, Rizieq memecahkan masalah secara
diplomatis. Namun ia juga digambarkan dengan tindakan-tindakan yang
dilakukannya yang menggambarkan bahwa ia merupakan seorang pemimpin yang
ekstrimis dan fanatik juga tidak mengenal kompromi.
Kata kunci: analisis narasi, kepemimpinan, karakter, oposisi biner.


Ketersediaan

J5445061 FAZ a JURNPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5061 FAZ a JURN
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
85 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5061
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya