Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan Musyawarah Oleh Lembaga Bina Desa Di sauyunan Petani Perempuan Binangkit Desa Gandasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat
Pemberdayaan masyarakat mengandung arti mengembangkan kondisi dan situasi
sedemikian rupa sehingga masyarakat memiliki daya dan kesempatan untuk
mengembangkan kehidupannya. Pemberdayaan yang terjadi di lapangan audah sesuai
dengan tujuan yang diharapkan oleh masyarakat yang secara keseluruhan telah
berpartisipasi dalam mengembangkan kehidupannya menjadi lebih baik melalui
pendidikan musyawarah yang difasilitasi oleh lembaga Bina Desa. Penelitian ini
bertujuan untuk menggambarkan bagaimana proses pendidikan musyawarah yang
dilakukan oleh Bina Desa dan apa manfaat yang diterima oleh masyarakat Desa
Gandasari yang menjadi anggota musyawarah Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Dimana dalam penelitian ini, peneliti
menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai tekhnik untuk
mendapatkan hasil dan menganilisis hasil penelitian di lapangan. Peneliti terlibat
langsung dalam kegiatan pendidikan musyawarah di Desa Gandasari. Penelitian ini
menggunakan lima orang informan utama dan lima orang informan pendukung. Tekhnik
pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik pengumpulan data primer dan data
sekunder, dan tekhnik analisa data dilakukan dengan analisa data kualitatif purposive
sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat Desa Gandasari
melalui pendidikan musyawarah memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya
anggota sauyunan yang mengikuti kegiatan pemberdayaan oleh lembaga Bina Desa.
Adapun manfaat yang telah diterima oleh anggota pendidikan musyawarah secara sosial,
ekonomi, dan budaya; anggota musyawarah lebih aktif dan terlibat langsung dalam setiap
keputusan maupun aksi sosial yang dirancang dalam pendidikan musyawarah; anggota
musyawarah mengalami peningkatan modal karena secara bertahap mampu membuat
pupuk sendiri; anggota musyawarah mampu berpikir terbuka dalam lingkungan sosialnya.
Diharapkan apa yang telah dicapai oleh Lembaga Bina Desa dan Anggota Musyawarah
bisa terus ditingkatkan untuk mencapai kesejahteraan bersama. Pelatihan, pendidikan, dan
seminara ataupun diskusi frekuensinya lebih ditingkatkan supaya pengetahuan yang
didapat oleh masyarakat terus bertambah sehingga bisa mencapai tujuan yang
diharapakan oleh peserta musyawarah.
Kata kunci: Pendidikan Musyawarah, Partispasi, Pemberdayaan, PRA
Ketersediaan
| J539 | 4974 ERI p KESSOS | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4974 ERI p KESSOS
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 2017/1438 H |
| Deskripsi Fisik |
159 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4974
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






