Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Konstruksi Pemberitaan Kewarganegaraan Ganda Arcandra Tahar Pada Mediaindonesia.com Dan Republika.co.id
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan perombakan kabinet atau reshuffle
jilid dua. Dalam perombakan kabinet tersebut terdapat beberapa nama menteri
yang diganti dengan nama baru. Salah satunya yaitu Archandra Tahar yang
menggantikan Sudirman Said sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral. Baru
beberapa hari menjabat Archandra Tahar dikabarkan memiliki kewarganegaraan
ganda. Hal tersebut menimbulkan pro dan kontra mengenai status
kewarganegaraan Archandra Tahar. Publik mempertanyakan jiwa nasionalisme
Arcandra Tahar karena Ia memiliki kewarganegaraan asing.
Dalam penelitian ini penulis menitikberatkan pembahasan mengenai
analisis framing pemberitaan kewarganegaraan ganda Arcandra Tahar pada
Mediaindonesia.com dan Republika.co.id. Rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah: Bagaimanakah bingkai pemberitaan kewarganegaraan ganda Arcandra
Tahar di mediaindonesia.com pada 16 Agustus – 17 September 2016?
Bagaimanakah bingkai pemberitaan kewarganegaraan ganda Arcandra Tahar di
republika.co.id pada 16 Agustus – 17 September 2016? Apa perbedaan dan
persamaan kedua media tersebut dalam membingkai berita tersebut?
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori framing
pemberitaan model Zhongdan Pan dan Gerald M. Kosicki. Metodelogi yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan
pendekatan kualitatif, sifat penelitian deskriptif dan komparatif, dan teknik
pengumpulan yang digunakan peneliti ialah analisis teks, wawancara, dan
dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kedua media
online ini mempunyai sudut pandang yang berbeda dalam memberitakan kasus
kewarganegaraan Arcandra Tahar. Mediaindonesia.com menilai bahwa Arcandra
memiliki nasionalisme yang kuat karena terbukti Ia lebih memilih meninggalkan
Amerika dan kembali ke Indonesia untuk membangun sektor migas di Indonesia.
Republika.co.id mengkritik pemerintah yang dinilai tidak ketat saat mengangkat
seorang menteri sehingga membuat kesalahan dengan memilih Arcandra Tahar
yang ternyata nasionalismenya bermasalah.
Keyword: Kewarganegaraan ganda, Arcandra Tahar, Framing
Ketersediaan
| J537 | 4936 QOR k JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4936 QOR k JURN
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 2017 |
| Deskripsi Fisik |
92 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4936
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






