No image available for this title

Text

Komunikasi Lintas Agama Kegiatan Tawassulan Di Kelenteng Pan Kho Bio Kampung Pulo Geulis Bogor



Komunikasi dan budaya dianggap tidak memiliki batasan, begitu juga
dengan agama yang merupakan salah satu elemen dari budaya. Komunikasi Lintas
Agama adalah komunikasi yang terjadi jika komunikator dan komunikan
memiliki perbedaan agama. Komunikasi lintas agama juga bisa terjadi diantara
anggota agama yang sama tetapi memiliki latar belakang budaya yang berbeda
atau subkultur yang berbeda.
Berdasarkan konteks diatas, maka tujuan penulisan ini adalah untuk
menjawab pertanyaan mayor dan minor. Adapun pertanyaan mayornya adalah
Bagaimana proses kegiatan Tawassulan di Klenteng Pan Kho Bio Kampung Pulo
Geulis Bogor berlangsung? Kemudian minornya adalah mengapa kegiatan
tersebut dilaksanakan di Klenteng Pan Kho Bio Kampung Pulo Geulis Bogor?
Teori yang digunakan adalah teori komunikasi empatik oleh Milton J.
Bennet. Empati sebagai partisipasi emosional dan intelektal secara imajinatif
sebagai orang lain. Komunikasi empatik adalah komunikasi yang dilandasi
kesadaran untuk memahami dengan perasaan, kepedulian dan perhatian
terhadap komunikan. Karena itu, dalam komunikasi empatik yang perlu
diperhatikan adalah cara memahami orang lain.
Komunikasi empatik adalah Sifat hubungan komunikator dan komunikan
banyak dipengaruhi oleh kondisi hemophily dan heterhopily. Hemophily adalah
kondisi interaksi antara dua pihak yang memiliki kesamaan dalam berbagai hal.
Dalam kondisi tersebut maka komunikasi akan terjadi secara efektif. Sedangkan
Heterophily adalah kondisi interaksi antara dua pihak yang memiliki banyak
perbedaan dalam berbagai hal.
Kegiatan Tawassulan diadakan di klenteng Pan Kho Bio karena terdapat
makam dan patilasan dari para Karuhun muslim. Maka masyarakat berinisiatif
untuk mengadakan Tawassulan untuk menghormati para Karuhun atau nenek
moyang yang dianggap kesepuhan untuk klenteng dan masyarakat kampung Pulo
Geulis Bogor. Jadi bisa dikatakan bahwa jika tidak ada makam dan patilasan dari
para Karuhun maka tidak akan ada pula kegiatan Tawassulan di klenteng Pan Kho
Bio Bogor.
Proses kegiatan Tawassulan yang ada di klenteng Pan Kho Bio Bogor
hampir sama dengan kegiatan Tawassulan pada umumnya yaitu dengan
membacakan doa-doa kepada orang-orang yang sudah meninggal.Dengan
diadakannya kegiatan Tawassulan di klenteng Pan Kho Bio Bogor yang menjadi
tempat peribadahan agama Tridarma yaitu Buddha, Kong Hu Cu, dan Taoisme
maka terjadi Komunikasi Lintas Agama yaitu antara orang Muslim dan juga orang
yang menganut agama dari Tridarma tersebut.
Kata kunci: Komunikasi, agama, tawassulan, empatik, budaya


Ketersediaan

K17155047 NIA k KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
5047 NIA k KPI
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
79 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
5047
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya